Menu
Sign in
@ Contact
Search
Perbankan Nasional

Perbankan Nasional

Kuartal III, Bank Pangkas Bunga

Selasa, 2 Jul 2019 | 13:24 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

AKARTA, investor.id – Suku bunga kredit dan simpanan perbankan di Tanah Air dinilai masih ada peluang untuk dipangkas, seiring tren penurunan suku bunga global. Suku bunga kredit pada Mei 2019 sudah turun 6 basis poin ke 10,76% dan akan berlanjut sampai kuartal III tahun ini.

“Suku bunga perbankan, baik kredit maupun deposito, pada Mei 2019 menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Rata-rata suku bunga kredit perbankan menurun 6 basis poin, dari 10,82% per April 2019 menjadi 10,76% per Mei 2019,” papar Bank Indonesia (BI) dalam laporan bertajuk Analisis Uang Beredar yang dirilis di Jakarta, baru-baru ini.

Statistik Perbankan Indonesia April 2019 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatat tren penurunan suku bunga kredit perbankan. Penurunan bunga disumbang dari semua jenis kredit, seperti kredit modal kerja yang turun 1 bps dari 10,54% menjadi 10,53% per April 2019. Suku bunga kredit investasi turun 3 bps menjadi 10,31%, dari 10,34% pada Maret lalu. Suku bunga konsumsi juga turun 2 bps, dari 11,64% pada Maret 2019 menjadi 11,62%.

Kartika Wirjoatmodjo.
Kartika Wirjoatmodjo.

Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, saat ini, tren suku bunga global memang sudah menurun. Dengan demikian, BI diharapkan menurunkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) tahun ini, sehingga bunga bank ikut turun.

Advertisement

"Suku bunga (kredit) masih bisa turun. Ya, kira-kira turun sampai kuartal III ini," kata Kartika yang akrab disapa Tiko kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.

Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rohan Hafas mengatakan, data OJK dan BI tersebut merupakan market driven. Kendati BI belum menurunkan bunga acuan, perbankan sudah menunjukkan sikap untuk menurunkan suku bunga kredit, meski ini membutuhkan waktu.

"Turunnya bunga kredit tidak secepat deposito. Untuk kredit, yang paling cepat itu bukan yang bersifat seperti KPR, itu akan lebih lama, karena pola sekarang KPR bunganya fixed 1 tahun, fixed 2 tahun. Jadi, yang paling cepat turun itu modal kerja, tapi dalam waktu dekat belum ada," tutur Rohan.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com