Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tangkapan layar dugaan kebocoran dua juta data nasabah BRI Life. (Prisma Ardianto/Investor Daily)

Tangkapan layar dugaan kebocoran dua juta data nasabah BRI Life. (Prisma Ardianto/Investor Daily)

2 Juta Data Nasabah Diduga Bocor, BRI Life Cari Jejak Internal

Selasa, 27 Juli 2021 | 21:34 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - Sekitar 2 juta data nasabah PT Asuransi BRI Life (BRI Life) diduga bocor dan ditawarkan secara berani ( online ). Menindaklanjuti kabar tersebut, langsung melakukan jejak internal untuk memastikan kondisi terkini perusahaan.

"Kami sedang hal ini dan segera laporkan pada kesempatan pertama. Tindak lanjut untuk cek info tentang kebocoran data. Kami sedang melacak internal, dan kami akan memperbarui begitu ada hasilnya," tutur Direktur Utama BRI Life, Iwan Pasila melalui pesan Investor Daily , Selasa (27/7) malam.

Kabar dugaan kebocoran dua juta nasabah BRI Life diunggah akun Twitter bernama Alon Gal atau @UnderTheBreach pada Selasa, 27 Juli 2021, pukul 13.05 WIB.

"Pelanggaran besar, pelaku mengancam menjual data sensitif dari BRI Life, asuransi milik Bank Rakyat Indonesia (Bendera Indonesia). Lewat video berdurasi 30 menit itu mereka mendemonstrasikan sejumlah data (250 GB) yang berhasil mereka peroleh," tulis akun @UnderTheBreach.

Akun itu juga menjelaskan bahwa peretas mengklaim memiliki dua juta data nasabah BRI LIfe dan 463 ribu dokumen. Sang peretas mematok uang tebusan senilai US$ 7.000 atau sekitar Rp 101,5 juta (kurs Rp 14.500 per dolar AS).

Tangkapan layar dugaan kebocoran dua juta data nasabah BRI Life.
Tangkapan layar dugaan kebocoran dua juta data nasabah BRI Life.

Dalam cuitan tersebut, @UnderTheBreach turut menyertakan sejumlah foto berisi data para nasabah BRI Life. Di dalamnya tertulis bahwa dokumen yang diretas adalah kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), nomor pokok wajib pajak (NPWP), buku rekening, akta kelahiran, surat persetujuan, bukti keuangan, bukti kesehatan, dan lainnya.

Selain itu, akun Twitter Hudson Rock atau @Hrock turut dugaan kebocoran data tersebut. Kami mengidentifikasi beberapa komputer karyawan BRI Life dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang dikompromikan mungkin telah membantu peretas mendapatkan akses awal ke perusahaan," tulis akun tersebut.

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN