Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Panin. Foto: IST

Bank Panin. Foto: IST

2019, Bank Panin Cetak Laba Rp 3,5 Triliun

Thomas E Harefa, Kamis, 27 Februari 2020 | 08:30 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Bank Panin Tbk membukukan kinerja keuangan yang cukup memuaskan pada tahun lalu. Perseroan mencetak laba bersih sebesar Rp 3,5 triliun yang terutama dikontribusi oleh peningkatan pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 9,08 triliun.

Presiden Direktur Bank Panin Herwidayatmo menjelaskan, laba perseroan juga ditopang oleh net interest margin (NIM) yang tercatat sebesar 4,83%, sedangkan beban operasional lainnya berhasil ditekan menjadiRp 7 triliun atau turun 6,27% dibanding tahun 2018.

“Total aset konsolidasi per 31 Desember 2019 sebesar Rp 211,3 triliun. Lalu untuk total outstanding kredit sebesar Rp 151,5 triliun dengan porsi kredit ritel dan komersial sebesar 58,3% terhadap total kredit, dan sisanya segmen korporasi,” terang dia dalam keterangan pers, Rabu (26/2/2020).

Seiring dengan melambatnya pertumbuhan kredit dan memaksimalkan pengelolaan likuiditas, total dana pihak ketiga Bank Panin pada 2019 mencapai Rp 131,4 triliun dengan komposisi dana murah (CASA) sebesar 37,2%. Sumber pendanaan Bank Panin yang berasal dari penerbitan beberapa seri obligasi dan obligasi subordinasi senilai Rp 13,4 triliun.

Sementara itu, jumlah ekuitas perseroan pada tahun lalu mencapai Rp 44,4 triliun dan CAR tercatat 23,41%. Pada Maret 2019, Otoritas Jasa Keuangan telah menetapkan Bank Panin masuk kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) IV, sehingga saat ini terdapat enam bank dalam kategori BUKU IV.

Di sisi lain, Herwidayatmo menjelaskan, pemanfaatan fitur teknologi digital banking dan jaringan elektronik seperti mobile dan internet banking, serta pembayaran berbasis kartu e-money terus dikembangkan. Hal ini diharapkan dapat menjangkau basis nasabah yang lebih luas serta lebih efisien.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN