Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jajaran Direksi PT Pegadaian (Persero) saat paparan kinerja tahun 2019 di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Jajaran Direksi PT Pegadaian (Persero) saat paparan kinerja tahun 2019 di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

2019, Pegadaian Raup Laba Rp 3,1 Triliun

Aris Cahyadi, Kamis, 13 Februari 2020 | 21:39 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Pegadaian (Persero) meraup laba bersih mencapai Rp 3,1 triliun pada tahun lalu, tumbuh 12% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,77 triliun.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh sejumlah produk inovatif berbasis digital yang diluncurkan perseroan dan agresivitas dalam menjalin sinergi dan kolaborasi dengan ratusan mitra di Tanah Air.

"Kinerja positif yang kami raih tahun 2019 tersebut juga tidak terlepas dari kontribusi seluruh nasabah yang setia menggunakan produk dan layanan kami,” kata Kuswiyoto dalam paparan kinerja Pegadaian di Jakarta, Kamis (13/2).

Dia memaparkan, tahun lalu perseroan juga membukukan outstanding pembiayaan (OSL) sebesar Rp 50,4 triliun atau tumbuh 23,3% (year on year/yoy). Pencapaian tersebut tercatat berada di atas rata-rata industri nasional.

Adapun total realisasi pembiayaan Pegadaian tercatat sebesar Rp 145,6 triliun dan nonpembiayaan sebesar Rp 4,7 triliun. Pencapaian pembiayaan tersebut diikuti kualitas yang baik, tercermin dari rasio non performing loan (NPL) gross yang masih cukup rendah di posisi 1,75%.

Kuswiyoto mengungkapkan, produk gadai juga masih mendominasi kinerja Pegadaian, dengan portofolio OSL gadai sebesar Rp 40,3 triliun setara 80%. Adapun produk nongadai berkontribusi OSL sebesar Rp 10,1 triliun setara 20% pada 2019. "Kami akan terus fokus pakai core business gadai, selain mengembangkan produk-produk lain nongadai," papar Kuswiyoto.

Sedangkan untuk pendapatan usaha, lanjut dia, perseroan berhasil membukukan sebesar Rp 17,7 triliun, naik 39,3% dibandingkan dengan periode sama 2018 sebesar Rp 12,7 triliun. Aset Pegadaian sepanjang 2019 juga meningkat 23,7%, menjadi Rp 65,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp 52,8 triliun.

"Banyaknya kolaborasi dan sinergi dengan ratusan mitra dari BUMN, swasta, perguruan tinggi dan berbagai organisasi selama 2019 mendorong penambahan jumlah nasabah Pegadaian dari 10,64 juta tahun 2018 menjadi 13,86 juta pada tahun 2019 atau naik 3,2 juta nasabah," tambah Kuswiyoto.

Selain itu, Pegadaian melakukan program pemasaran yang intensif berupa Employee Get Customers yang melibatkan seluruh karyawan dan keluarga untuk terlibat dalam kegiatan memasarkan produk-produk inovatif, serta berbagai saluran distribusi baik melalui 4.123 outlet dan 9.673 agen.

"Hingga akhir Desember 2019, penggunaan aplikasi Pegadaian Digital telah dimanfaat untuk melakukan transaksi digital oleh lebih dari 2 juta nasabah," ujar dia.

Pencapaian kinerja Pegadaian yang kinclong tersebut, kata Kuswiyoto, didukung dengan tingkat kesehatan perusahaan kategori sehat (AAA), dan Rating Obligasi AAA yang dilakukan Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Pegadaian juga memiliki tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG) yang baik dengan nilai mencapai 98,35, serta masuk dalam ketegori emerging industry leader menurut Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU).

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN