Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna (dua dari kanan) bersama Komisaris Independen Tugu Insurance M Harry Santoso (kiri), Presiden Komisaris Tugu Insurance Koeshartanto (dua kiri), serta Direktur Keuangan dan Jasa Korporat Tugu Insurance Muhammad Syahid (kanan) usai RUPT Tugu Insurance di Jakarta, Selasa (30/6/2020). (ist)

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna (dua dari kanan) bersama Komisaris Independen Tugu Insurance M Harry Santoso (kiri), Presiden Komisaris Tugu Insurance Koeshartanto (dua kiri), serta Direktur Keuangan dan Jasa Korporat Tugu Insurance Muhammad Syahid (kanan) usai RUPT Tugu Insurance di Jakarta, Selasa (30/6/2020). (ist)

2019, Pertumbuhan Laba Tugu Insurance Melonjak 145%

Prisma Ardianto, Selasa, 30 Juni 2020 | 20:21 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) membukukan laba bersih konsolidasian tahun 2019 mencapai Rp 505,7 miliar atau tumbuh signifikan sebesar 145,7% secara tahunan (year on year/yoy). Kinerja positif itu didukung dari sisi finansial maupun operasional.

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menuturkan, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 458,7 miliar atau meningkat 84,1% (yoy). Kinerja baik dari perseroan di tahun 2019 tidak terlepas dari upaya mengelola risiko dengan prinsip kehati-hatian. Hal itu tercermin dari kinerja underwriting maupun dalam pengelolaan investasi.

Dia memaparkan, kinerja hasil underwriting konsolidasian naik dari Rp 720,7 miliar menjadi Rp 922,2 miliar atau tumbuh 28,0% (yoy). Pada induk perusahaan, kinerja hasil underwriting juga mengalami peningkatan, di mana pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp 552,2 miliar, meningkat menjadi Rp 656,8 miliar atau naik 18,9% (yoy).

"Untuk meningkatkan hasil underwriting, kami telah melakukan pemetaan akun-akun yang memiliki hasil underwriting yang baik untuk dipertahankan. Kami juga memaksimalkan kapasitas retensi untuk risiko-risiko baik tersebut," kata Indra melalui keterangan tertulis, Selasa (30/6/2020).

Sementara itu, Indra menerangkan, pencapaian premi bruto secara konsolidasian tercatat sebesar Rp 6,4 triliun naik 26,5% (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 5,1 triliun. Peningkatan premi tersebut dikontribusikan terutama dari produk aviasi, kebakaran, aneka dan rekayasa hingga kendaraan bermotor.

Dia menjelaskan, khusus untuk produk kendaraan bermotor (motor vehicle) secara induk memberikan kontribusi pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Premi dari produk kendaraan bermotor naik 125,5% (yoy) menjadi Rp 204,2 miliar pada 2019, dengan hasil underwriting yang naik 85,4% (yoy) menjadi Rp 45,8 miliar di tahun 2019.

Menurut Indra, peningkatan ini sejalan dengan implementasi strategi perseroan dalam hal mengembangkan sektor ritel. Utamanya melalui produk unggulan kendaraan bermotor roda dua yakni t ride dan kendaraan bermotor roda empat yakni t drive.

Dia mengemukakan, peningkatan bisnis ritel yang mencapai dua kali lipat dari tahun sebelumnya tersebut menjadi suatu hal yang sangat baik bagi perusahaan. Dengan begitu, Tugu Insurance pada 2019 masuk top 20’s dari perusahaan asuransi yang berfokus pada bisnis ritel atau kendaraan bermotor dari sebelumnya berada pada peringkat top 40-50‘s berdasarkan data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) 2019. "Bisnis asuransi kendaraan bermotor berkontribusi positif pada hasil underwriting induk perusahaan, dan merupakan tiga besar kontributor dari sisi net premium written," tambah Indra.

Di sisi lain, perseroan tetap berhasil mempertahankan peringkat Global Rating A- (Excellent) dari AM Best, yang merupakan lembaga pemeringkat global di bidang perasuransian. Kinerja gemilang emiten anak BUMN PT Pertamina (Persero) yang berkode saham TUGU itu juga tercermin dari hasil investasi konsolidasian.

Sampai akhir 2019, hasil investasi konsolidasian mengalami peningkatan sebesar 85,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Indra menyampaikan, hasil tersebut disumbangkan oleh peningkatan dana kelolaan dan suku bunga rata-rata investasi deposito, keuntungan kenaikan nilai efek-efek, serta peningkatan komposisi portofolio investasi instrumen keuangan dalam mata uang rupiah terhadap dolar AS.

Adapun Tugu Insurance memiliki total aset Rp 20,7 triliun atau meningkat 18,9% dibandingkan periode sama tahun 2018 sebesar Rp 17,4 triliun. Sedangkan ekuitas perseroan meningkat 11,5% (yoy) dari Rp 7,4 triliun menjadi Rp 8,3 triliun. Rasio risk based capital (RBC) sebesar 434% atau di atas ketentuan batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN