Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jajaran direksi Bank Jatim (dari kiri ke kanan) Direktur Risiko Bisnis Rizyana Mirda, Pgs. Direktur Utama Ferdian Timur Satyagraha, Direktur TI & Operasi Tony Prasetyo dan Direktur Komersial & Korporasi Busrul Iman pada acara Media Gathering Bank Jatim di Surabaya, Sabtu (28/12/2019) .Foto:Amrozi Amenan

Jajaran direksi Bank Jatim (dari kiri ke kanan) Direktur Risiko Bisnis Rizyana Mirda, Pgs. Direktur Utama Ferdian Timur Satyagraha, Direktur TI & Operasi Tony Prasetyo dan Direktur Komersial & Korporasi Busrul Iman pada acara Media Gathering Bank Jatim di Surabaya, Sabtu (28/12/2019) .Foto:Amrozi Amenan

2020, Bank Jatim Perbesar Nasabah Milenial

Amrozi Amenan, Minggu, 29 Desember 2019 | 13:51 WIB

SURABAYA, investor.id -  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) pada 2020 menargetkan jumlah nasabah milenial lebih besar dari jumlahnya sekarang sebanyak 20% dari 5 juta nasabah.

Untuk itu, bank berkantor pusat di Surabaya ini di penghujung tahun 2019 ini telah menyiapkan berbagai inovasi produk dan layanan digital yang akan diluncurkan di awal tahun 2020.

Pgs. Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha menuturkan, salah satu inovasi itu adalah JatimPay yang merupakan fasilitas sistem pembayaran atau uang elekronik (server based) yang telah mendapatkan lisensi penyelenggara uang elektronik dari Bank Indonesia.

Layanan digital ini diharapkan akan memberikan kemudahan transaksi pembayaran atau pembelian pada berbagai jenis layanan melalui jaringan luas dan terpercaya seperti untuk pembelian pulsa, pembayaran PLN dan lainnya.

JatimPay merupakan pengembangan dari aplikasi Jatimcode berbasis QR code yang telah mencatatkan keberhasilan dalam menggaet nasabah Bank Jatim terutama dari kalangan milenial dalam bertransaksi serta lebih dari 8.000 merchant yang tersebar di Jawa Timur, Jakarta dan Batam. Buktinya, tiga bulan sejak diluncurkan pada Maret 2019 lalu JatimCode mampu mencatat transaksi sebesar Rp 1,9 miliar.

Berbeda dengan Jatimcode, pengguna JatimPay tidak harus menggunakan akses nasabah Bank Jatim dan bisa mengunduh layanan ini melalui aplikasi Playstore.

Namun demikian, diharapkan layanan ini bisa mendongkrak jumlah nasabah Bank Jatim terutama dari kalangan milenial yang saat ini jumlahnya di kisaran 10-20 % dari total 5 juta nasabah Bank Jatim. Dari jumlah itupun kebanyakan adalah dari unsur aparat sipil negara (ASN).  

“Kami ingin nasabah milenial ini lebih banyak lagi dan lebih luas lagi dengan fitur-fitur yang sesuai dengan gaya hidup mereka serta memudahkan layanan untuk mereka. Saat ini, sudah ada enam merchant yang siap bekerjasama untuk layanan JatimPay yang akan kita luncurkan bersama OJK dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi besok Senin. Tentunya akan lebih banyak lagi merchant yang bergabung dengan JatimPay ini,” terang Ferdian.

Pgs. Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Ferdian Timur Satyagraha saat memapaparkan JatimPay di sela acara Media Gathering Bank Jatim di Surabaya, Sabtu (28/12/2019). Foto:Amrozi Amenan
Pgs. Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Ferdian Timur Satyagraha saat memapaparkan JatimPay di sela acara Media Gathering Bank Jatim di Surabaya, Sabtu (28/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

Selain JatimPay, Bank Jatim juga menyiapkan dua inovasi lainnya, yakni Rekening Bank Online dan Kredit Online. “Tiga inovasi inilah yang telah kita siapkan di akhir 2019 ini dan kita akan luncurkan di awal 2020 nanti,” tandas Ferdian.

Dijelaskan, dengan inovasi produk dan layanan digital tersebut Bank Jatim ingin mempertahankan capaian pertumbuhan diatas pertumbuhan industri di tahun 2020 sebagaimana yang dicapainya di tahun 2019.

“Posisi terakhir kita pertumbuhan mencapai 15 % atau diatas pertumbuhan industri yang hanya di kisaran 7% sampai 8% untuk kredit,” jelasnya.

Ferian menambahkan, sampai dengan triwulan III 2019, aset bankjatim tercatat 72,13 triliun atau tumbuh 13,72% serta membukukan laba bersih sebesar 1,14 triliun atau tumbuh sebesar 7,61% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Selama triwulan III Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 15,84% dibandingkan peridoe sama tahun lalu. Yaitu sebesar Rp 61,21 triliun. Dari sisi pembiayaan, Bank Jatim juga mampu mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 37,73 triliun atau tumbuh 14,07%.

Kinerja positif Bank Jatim juga tercermin dari komposisi rasio keuangan lainnya, yakni Return on Equity (ROE) sebesar 19,98 %, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,20%, dan Return On Asset (ROA) 3,18%.

Sedangkan biaya operasional dibanding pendapatan operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 66,54%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA