Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mandiri. Foto: Investor Daily/DAVID

Bank Mandiri. Foto: Investor Daily/DAVID

2021, Bank Mandiri Peroleh Jatah KUR Rp 31 Triliun

Rabu, 6 Januari 2021 | 21:21 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tahun ini memperoleh jatah penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 31 triliun dari pemerintah. Kuota KUR yang diberikan kepada Bank Mandiri tersebut meningkat 26,53% dibandingkan plafon KUR perseroan tahun 2020 yang sebesar Rp 24,5 triliun.

Secara nasional, tahun ini pemerintah menambah plafon KUR mencapai Rp 253 triliun atau meningkat 15% dari tahun 2020 yang sebesar Rp 220 triliun. Peningkatan kuota tersebut untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mendapatkan pembiayaan.

Senior Vice President (SVP) Micro Development and Digital Banking Bank Mandiri Ashraf Farahnaz mengatakan, realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri tahun 2020 per 31 Desember sebesar Rp 24,76 triliun, atau sudah memenuhi kuota KUR yang diberikan ke Bank Mandiri di tahun 2020.

"Penyaluran KUR didominasi penyaluran ke sektor produksi sebesar Rp 14,67 triliun atau sebesar 59,27% dari total penyaluran," ungkap Ashraf, Rabu (6/1).

Pihaknya mengungkapkan, Bank Mandiri berkomitmen dapat menjaga kepercayaan pemerintah kepada perseroan dalam menyalurkan pembiayaan KUR sesuai kuota yang ditetapkan. Untuk itu, beberapa langkah akan dijalankan perseroan di 2021 ini.

"Bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang merupakan nasabah/debitur di segmen korporasi Bank Mandiri yang bergerak di sektor produksi seperti pertanian, perikanan, dan industri pengolahan yang dapat berperan sebagai offtaker dan memberikan rekomendasi penyaluran KUR atas mitra-mitra binaan dalam konsep value chain," kata Ashraf.

Kemudian, strategi lain yang dilakukan Bank Mandiri untuk mendorong percepatan penyaluran KUR adalah dengan memanfaatkan platform digital Mandiri Pintar. Diharapkan dengan menggunakan kanal digital dapat mempercepat proses penyaluran dan lebih menjangkau luas pelaku UMKM di Indonesia.

"Mandiri Pintar adalah sebuah aplikasi kredit berbasis smartphone (Android), merupakan terobosan Bank Mandiri dalam hal digitalisasi pengajuan kredit mikro produktif sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada nasabah," tutur dia.

Pemerintah meningkatkan kuota KUR secara nasional juga merupakan respon atas antusiasme pelaku UMKM karena suku bunga KUR yang rendah. Pemerintah juga memutuskan untuk memberikan tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3% selama 6 bulan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN