Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BTN Pahala N Mansury. Sumber: BSTV

Direktur Utama BTN Pahala N Mansury. Sumber: BSTV

INCAR BEST MORTGAGE BANK 2025

BTN Target Salurkan KPR untuk 1,5 Juta Nasabah

Jumat, 23 Oktober 2020 | 17:04 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengincar posisi sebagai bank pembiayaan perumahan terbaik di Asia Tenggara (best mortgage bank in Southeast Asia) pada 2025. Untuk itu, perseroan sudah menargetkan dalam lima tahun ke depan akan memberikan kredit pemilikan rumah (KPR) kepada 1,5 juta nasabah.

Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, setiap tahunnya perseroan mengestimasi pembiayaan perumahan akan diberikan kepada 200-300 ribu nasabah. Dengan begitu, dalam waktu lima tahun ke depan bisa menyalurkan KPR kepada sekitar 1,2-1,5 juta debitur.

"Awalnya mungkin 200 ribu-an, makin lama makin tinggi setahun 300 ribu-an debitur. Sehingga total orang yang memperoleh pembiayaan antara 1,2-1,5 juta nasabah dalam lima tahun yang memiliki perumahan. Kami sampai 2025 ingin jadi best mortgage bank in Southeast Asia," tutur Pahala dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (23/10).

Menurut dia, walaupun backlog perumahan masih sangat besar sekitar 11 juta unit, namun dengan adanya estimasi membiayai 1,5 juta nasabah dapat mengurangi backlog tersebut. Berbagai strategi, telah disiapkan untuk menuju posisi tersebut pada lima tahun mendatang. Di antaranya menyempurnakan model operasi cabang untuk mengembangkan dana murah dan bisnis ritel dengan mengoptimalkan jaringan dan membangun relasi kepemilikan yang kuat dengan nasabah baik komersial, UMKM, maupun konsumer, termasuk pendanaan, kredit dan lainnya.

Kemudian, melakukan kemitraan atau pertumbuhan anorganik untuk mendukung bisnis utama di sektor perumahan, menangkap peluang di bidang multifinance, asuransi, dan manajemen aset. Pengembangan pembiayaan perumahan untuk segmen emerging affluent dan affluent yang sedang berkembang juga merupakan strategi BTN, dengan meningkatkan proporsi langsung ke konsumen, dan bermitra dengan pengembang kelas atas dan jaringan agen real estat.

"Kami sama sekali tidak khawatir, potensi sektor perumahan ini tidak berkurang, dari pembiayaan rumah saja yang bisa dibiayai sampai 1,5 juta orang. Di sisi lain masih banyak ceruk subsektor yang bisa kami support," terang Pahala.

Di samping itu, BTN juga mengembangkan program KPR subsidi untuk mendukung agenda nasional perumahan terjangkau. Memperluas value chain dari real estat yang menargetkan pemasok dan kontraktor UKM dengan menyediakan pembiayaan dalam rantai pasokan, jaminan bank, dan solusi tabungan bisnis.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN