Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Romario Sumargo, Co-Founder LandX

Romario Sumargo, Co-Founder LandX

LandX Berhasil Menyalurkan Total Rp 15 Miliar ke Perusahaan F&B  dan Perusahaan Outsourcing

Rabu, 5 Mei 2021 | 15:46 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.idLayaknya seorang striker di pertandingan sepakbola, LandX berhasil  mencetak hattrick di kategori equity crowd funding (ECF) di Indonesia, setelah dinobatkan  sebagai penyaluran dana tertinggi pada Kuartal I-2021 yang mencapai Rp 35,3 miliar atau 65%  dari total ECF Funding, LandX kembali memimpin dalam penghimpunan dana yang  tersalurkan di Bulan April 2021 dengan total funding  Rp15 miliar.

Salah satu perusahaan  yang dirilis pada bulan tersebut juga mencetak rekor di LandX dan kategori ECF Indonesia  secara umum sebagai dana terkumpul yang tertinggi yakni sebesar 10 miliar rupiah dan  waktu tercepat karena saham sebanyak 10.000 lot habis terjual dalam kurun waktu 84 menit. 

“Keberhasilan ini merupakan kerja keras dari tim LandX dalam menaikkan kepercayaan para  investor LandX serta kejelian dari seleksi ketat dalam pemilihan Perusahaan UKM yang  melakukan listing di LandX,” seperti yang disampaikan oleh Romario Sumargo, Co-Founder  sekaligus COO LandX di Jakarta, Selasa (4/5).

“Pencapaian ini merupakan kerja kolektif tim LandX dalam  membangun kepercayaan para investor LandX serta bagaimana kami melakukan proses  seleksi perusahaan UKM yang menawarkan proposal bisnisnya untuk dirilis,” tambahnya.

Tidak main-main, sudah ada 200 lebih perusahaan UKM yang menawarkan untuk di listing  sejak LandX resmi terdaftar Desember 2020 lalu, namun hanya 12 perusahaan UKM yang  berhasil mendapatkan dana yang terhimpun di LandX.

“Kami memang fokus mencari  perusahaan UKM yang memiliki integritas, perusahaan sehat dan profitable, sehingga dapat  menumbuhkan rasa percaya diri para investor LandX, terbukti dalam waktu yang relatif  singkat, jumlah investor atau user yang terdaftar sudah mencapai 35.000 orang dengan rata rata nilai yang diinvestasikan sekitar 10 juta rupiah.” Lanjut Romario. 

Dua perusahaan yang berhasil menghimpun dana di LandX yakni PT Bangun Bisnis Bersama  (Perusahaan F&B) dengan 10 miliar rupiah dan PT Solusi Indonesia Anugerah Perkasa  (Perusahaan Outsourcing) dengan 5,4 miliar rupiah, berhasil menghimpun dana dengan  waktu yang singkat yakni 84 menit dan 124 menit. Durasi tersebut merupakan yang tercepat  jika dibandingkan dengan proses listing di kategori ECF secara rata-rata.

Kedua perusahaan tersebut semakin menunjukkan bahwa LandX tidak hanya fokus dalam  menawarkan listing perusahaan properti, namun juga membuka kesempatan perusahaan  UKM pada industri yang lain.  

“Jika sebelumnya kita telah merilis perusahaan cloud kitchen dan pabrik pupuk batubara pada  Kuartal-I 2021, kami melihat adanya potensi untuk membuka peluang lapangan kerja dan  mendongkrak Perusahaan UKM Indonesia, seperti yang di digalakkan oleh Pemerintah untuk  mendorong pertumbuhan ekonomi UKM yang juga selaras dengan misi LandX. Tercatat dari  4 perusahaan tersebut di estimasikan akan memperkerjakan sekitar 350 orang,” Ujar  Romario.  

Security Crowd funding 

Disampaikan juga pada saat temu dengan wartawan (4/5), LandX menargetkan untuk menjadi  yang terdepan di kategori ECF Indonesia dengan capaian 180 miliar rupiah dari dana yang  disalurkan untuk perusahaan UKM selama 2021, sebelum naik tingkat menjadi Security  Crowd funding yang rencananya akan dicanangkan pada Maret 2022 tahun depan

“Kami akan berupaya untuk mempertahankan performa LandX dengan merilis perusahaan  yang kredibel sehingga para investor LandX merasa aman dan nyaman melakukan investasi  via LandX. Target kami di tahun 2021 ini merilis 30 hingga 50 perusahaan UKM dengan total  himpunan dana mencapai 180 miliar rupiah. Langkah ini akan memuluskan proses kami  untuk naik tingkat sebagai perusahaan Security Crowd Funding di masa mendatang.” Tutup  Romario.

 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN