Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nasabah usai melakukan tarik tunai menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Serpong, Tangerang Selatan. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Nasabah usai melakukan tarik tunai menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Serpong, Tangerang Selatan. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

BI KONSISTEN LONGGARKAN LIKUIDITAS

Perbankan Harap OJK Lanjutkan Kebijakan Stimulus

Selasa, 18 Mei 2021 | 12:28 WIB
Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id) ,Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kalangan bankir berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melanjutkan kebijakanstimulus untuk mendukung industri perbankan nasional. Harapan tersebut disampaikan para bankir seiring tantangan ke depan yang masih belum bisa diprediksi dan pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir.

Ketua Umum Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Sunarso mengapresiasi dukungan OJK yang telah menelurkan berbagai kebijakan guna membantu industri perbankan dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 sejak tahun lalu.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
Ketua Umum Himbara, Dirut BRI

“Meski telah diberikan stimulus, nyatanya tantangan ke depan diperkirakan masih belum tuntas. Ke depan tantangan masih belum berakhir, kesulitan belum sepenuhnya bisa kita atasi, masih dibutuhkan kebijakan lanjutan yang membutuhkan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan agar bisa segera keluar dari kesulitan,” kata Sunarso dalam acara Halal Bihalal Sektor Jasa Keuangan secara virtual, Senin (17/5).

Indikator Perbankan Umum
Indikator Perbankan Umum

Menurut Sunarso, yang juga menjabat Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), dengan dukungan dari berbagai stakeholder dan regulator, dampak bagi perbankan juga akan terasa pada perekonomian nasional.

“Nanti tidak hanya memulihkan ekonomi, tapi dengan doa tulus dan kerja keras bisa membangun perekonomian dan sektor jasa keuangan punya ketangguhan,” urai Sunarso.

Perkembangan Oustanding Kredit dan DPK Perbankan Umum
Perkembangan Oustanding Kredit dan DPK Perbankan Umum

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada OJK yang telah memberikan dukungan, khususnya kepada Himbara sehingga bisa menghadapi tantangan yang diakibatkan pandemi Covid-19.

“Kebijakan yang dikeluarkan tentu kami laksanakan dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab. Mudah-mudahan yang diupayakan stakeholder memberikan ketangguhan kepada perbankan dalam menghadapi tantangan yang tidak mudah,” tutur Sunarso.

Ketika dikonfirmasi, Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, BRI memandang bahwa untuk mendorong pertumbuhan kredit diperlukan bauran kebijakan yang komprehensif untuk mendorong konsumsi dan daya beli masyarakat.

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Aestika Oryza Gunarto. Foto: IST
Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Aestika Oryza Gunarto. Foto: IST

“Beberapa kebijakan yang kami harapkan untuk terus dilanjutkan yakni restrukturisasi kredit terdampak Covid-19, relaksasi LTV (loan to value), insentif PPnBM 0%, dan penyaluran stimulus bantuan sosial. BRI juga berharap adanya review terkait ketentuan terkait hapus buku kredit dan tagih piutang (write-off) bagi UMKM,” papar Aestika kepada Investor Daily.

Perseroan juga mengapresiasi berbagai kebijakan akomodatif yang telah dikeluarkan oleh BI, OJK dan pemerintah yang membantu perbankan untuk merespons tantangan yang dihadapi akibat pandemic Covid-19.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja. Foto: IST
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja. Foto: IST

Sementara itu, pada acara Halal Bihalal Sektor Jasa Keuangan,Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, selama satu tahun terakhir OJK telah mengeluarkan kebijakan yang sangat membantu perbankan.  Seperti relaksasi restrukturisasi kredit, loan to deposit ratio (LDR) yang tidak dikenakan penalti, hingga biaya training yang dikecualikan, serta kebijakan lainnya sangat mendukung perbankan pada situasi pandemi yang sulit.

Jahja juga meminta dukungan OJK ke depannya untuk mempermudah izin produk digital untuk memenuhi kebutuhan perbankan digital bagi masyarakat.

Suku Bunga Dasar Kredit Bank Umum Konvensional
Suku Bunga Dasar Kredit Bank Umum Konvensional

“Ke depan melihat situasi saat ini, kita harapkan mobilitas masyarakat kembali semula, kita perlu bantu masyarakat sadar digital dengan virtualisasi. Untuk itu kami mohon sekali bisa diperlancar produk ke arah itu, agar bisa terjadi mobilisasi, walau secara fisik belum bisa bertemu wajah. Kita harap dukungan OJK kepada kami di dunia perbankan,” minta Jahja.

Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo. Foto: IST
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo. Foto: IST

Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo juga mengapresiasi OJK atas kerja sama yang dilakukan dalam menghadapi tantangan pandemic Covid-19.

“Kita harap ke depan OJK berperan sentral dalam meningkatkan kredibilitas sektor keuangan di Indonesia, dan mendorong pemulihan ekonomi nasional dengan baik,” ujar Tiko, sapaan akrab Kartika.

Ketua Umum Perhimpunan Bank Internasional (Perbina) Batara Sianturi. Foto: IST
Ketua Umum Perhimpunan Bank Internasional (Perbina) Batara Sianturi. Foto: IST

Selain itu, Ketua Umum Perhimpunan Bank Internasional (Perbina) Batara Sianturi mengaku, kelompok bank-bank internasional juga turut mendukung pertumbuhan kredit, terlebih dengan likuiditas yang cukup melimpah, serta dengan tren suku bunga yang rendah. Diharapkan, permintaankredit ke depan bisa kembali pulih guna mendukung perekonomian nasional.

Batara menjelaskan, bank-bank yang termasuk dalam Perbina aktif menyediakan kredit baik secara jangka pendek maupun jangka panjang, bilateral maupun melalui sindikasi, serta menerbitkan global bond, dilakukan untuk berkontribusi pada perekonomian.

Realisasi Restrukturisasi Kredit Perbankan
Realisasi Restrukturisasi Kredit Perbankan

“Bank internasional berpartisipasi aktif, berkaitan dengan digitalisasi sektor perbankan harapan kami akan meningkat, agar pemulihan ekonomi semakin cepat terealisasi,” kata Batara.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah OJK dalam memberikan berbagai kebijakan yang membantu industri perbankan.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua inisiatif OJK untuk menghadapi pandemi yang masih berlangsung, termasuk relaksasi yang dibutuhkan nasabah dan bank, sampai nanti kita keluar dari pandemi ini,” imbuh Batara.  (ark/jn)

Baca juga

https://investor.id/finance/ojk-diharapkan-terus-dukung-perbankan-dan-perkuat-sinergi

https://investor.id/finance/bi-konsisten-longgarkan-likuiditas

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN