Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penyelenggara insurance technology (insurtech) Fuse

Penyelenggara insurance technology (insurtech) Fuse

Penyelenggara Insurtech Fuse Raih Pendanaan Seri B

Jumat, 13 Agustus 2021 | 16:37 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Penyelenggara insurance technology (insurtech) Fuse mengumumkan perolehan pendanaan Seri B. Putaran pendanaan itu dipimpin oleh GGV Capital dengan partisipasi investor terdahulu, termasuk East Ventures (growth fund), SMDV, Golden Gate Ventures, Heyokha Brothers, Emtek, dan lain-lain.

Diluncurkan pada 2017, Fuse adalah perusahaan insurtech di Indonesia yang mempelopori model berbasis agen (agent-focused model) untuk menyelesaikan permasalahan kepercayaan last mile (last mile trust gap). Adapun sebanyak 97% orang Indonesia tidak memiliki asuransi atau tidak percaya dengan sistem yang ada saat ini.

Advertisement

Founder dan CEO Fuse Andy Yeung menyampaikan, Fuse akan menggunakan dana tersebut untuk inovasi produk dan platform dan ekspansi ke pasar lainnya di Asia Tenggara. Pihaknya selalu fokus di inovasi produk dan platform dan akan terus berinvestasi di pengembangan produk dan platform yang membuat asuransi lebih mudah diakses dan terjangkau di Asia Tenggara.

"Tujuh perusahaan asuransi telah memilih Fuse sebagai mitra strategis insurtech mereka di Indonesia. Yang terakhir, kami akan mempercepat replikasi pengalaman sukses kami di model Mitra Agen dan asuransi mikro (micro insurance) ke daerah lain di Asia Tenggara, selain Indonesia dan Vietnam," jelas Andy kata dia melalui siaran pers, dikutip Jumat (13/8/2021).

Menawarkan pengalaman digital sepenuhnya dengan pengurusan premi instan dan proses klaim yang cepat, Fuse memiliki lebih dari 50.000 mitra agen di platformnya. Total pendapatan premi bruto (gross written premium/GWP) melebihi US$ 50 juta atau setara Rp 720 miliar pada 2020.

Selain itu, Fuse tercatat bermitra dengan lebih dari 30 perusahaan asuransi dan lebih dari 300 produk asuransi. Jangkauan pelayanan mencakup banyak hal, mulai dari benefit pegawai sampai asuransi digital yang tersedia di situs e-commerce.

Managing Partner GGV Capital Jenny Lee menuturkan, untuk melengkapi model agen, Fuse juga menjalankan strategi distribusi lainnya yang semuanya telah mencapai traksi yang mengesankan. Pihaknya membuat Fuse sebagai investasi insurtech pertama di Asia Tenggara karena perusahaan itu diyakini memiliki pendekatan paling bijaksana untuk distribusi asuransi di kawasan tersebut.

“Pengalaman kami di pasar negara berkembang lainnya menyarankan adanya defisit kepercayaan di komunitas lokal yang dapat dijembatani oleh pemimpin lokal. Mereka berfungsi sebagai simpul terpercaya di area lokal ini. Seperti halnya bagaimana pemilik warung menjembatani antara merk FMCG dan konsumen, mitra agen Fuse dapat menjembatani defisit kepercayaan antara merek asuransi dan konsumen," tutur Jenny.

Sementara itu, Managing Partner East Ventures Roderick Purwana mengungkapkan, tahun 2020 menjadi saat yang menantang bagi bisnis secara global di kawasan Asia Tenggara karena pandemi Covid-19. Meski begitu, pihaknya terkesan dengan perkembangan dari Fuse.

"Kami sangat terkesan melihat Fuse berkembang lebih dari 250% setiap tahunnya untuk mencapai angka lebih dari Rp 720 miliar (US$ 50 juta) untuk pendapatan premi bruto (GWP). Kami percaya mereka akan berkembang lebih besar lagi pada 2021 dan seterusnya, dan kami berkomitmen mendukung Fuse untuk mereplikasi suksesnya di negara Asia Tenggara lainnya," ujar Roderick.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN