Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BukuWarung, perusahaan teknologi penyedia ekosistem finansial digital untuk UMKM Indonesia.

BukuWarung, perusahaan teknologi penyedia ekosistem finansial digital untuk UMKM Indonesia.

Pendanaan Seri A BukuWarung Raih US$ 60 Juta

Rabu, 25 Agustus 2021 | 14:48 WIB
Fajar Widhiyanto

Jakarta – Sejak pertama kali meluncurkan layanannya dua tahun silam, BukuWarung, perusahaan teknologi penyedia ekosistem finansial digital untuk UMKM Indonesia, mengumumkan keberhasilannya menggaet 6,5 juta UMKM pengguna. Turut menandai hari jadinya yang kedua, BukuWarung menyampaikan kembali raihan pendanaan sebesar Rp 861 miliar (US$ 60 juta) yang telah didapatkan baru-baru ini.

Nilai tersebut menjadi pendanaan Seri A terbesar yang pernah diterima oleh start up bidang UMKM secara global, dan membuat total investasi yang dikumpulkan BukuWarung mencapai Rp 1,1 triliun (US$ 80 juta).

Berdiri pada 2019, BukuWarung berkomitmen membantu para pelaku UMKM di Indonesia dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis secara efisien, mulai pembukuan digital, etalase online hingga pembayaran. Didukung akumulasi pendanaan yang telah diraih, BukuWarung siap melahirkan inovasi baru untuk memudahkan pengalaman pengguna dalam memanfaatkan layanan aplikasinya, serta menjalankan serangkaian aktivitas pelatihan guna meningkatkan kapabilitas UMKM agar siap go digital.

“UMKM menjadi fokus BukuWarung mengingat peran krusialnya terhadap perekonomian Indonesia. Berjumlah sekitar 65 juta dan memberikan kontribusi lebih dari 60 persen pada perekonomian negara, UMKM menjadi kelompok kunci yang akan membawa Indonesia menjadi pemain ekonomi digital terbesar se-Asia Tenggara. Karenanya, pada peringatan hari jadi yang kedua ini, kami siap mengembangkan bisnis dan layanan guna semakin menguatkan posisi BukuWarung sebagai startup teknologi terdepan yang berkontribusi memajukan ekonomi digital Indonesia lewat pemberdayaan UMKM,” papar Abhinay Peddisetty, selaku CEO dan Co-Founder BukuWarung dalam siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (25/8).

Sebelumnya Presiden Jokowi sempat menyatakan potensi ekonomi digital Indonesia yang luar biasa. Bahkan, diprediksi, nilainya bisa menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara pada 2030 mendatang. Sepanjang 2020, nilai transaksi perdagangan digital Indonesia mencapai Rp 253 triliun, dan tahun ini akan meningkat menjadi Rp 330,7 triliun. Untuk mencapai itu, termasuk melewati dampak pandemi COVID-19, pemerintah terus mendorong digitalisasi UMKM tradisional. Diharapkan jumlah UMKM yang go digital mencapai 30 juta pada 2030. saat ini tercatat sebanyak 11,7 juta berdasarkan data tahun 2020.

“Memahami karakter UMKM di Indonesia, BukuWarung menawarkan solusi yang praktis, mudah dan gratis dengan mengedepankan pengalaman penggunaan yang simpel. Kami memulai aplikasi BukuWarung dengan menawarkan pencatatan keuangan digital yang gampang diakses dan digunakan oleh para pelaku UMKM. Cakupan layanan BukuWarung kemudian kami perluas sehingga memungkinkan pelaku UMKM melakukan pembayaran digital, serta membantu mereka melakukan peralihan dari offline ke online untuk menjual dagangan,” kata Abhinay Peddisetty.

Awal Agustus lalu, BukuWarung melengkapi aplikasinya dengan fitur penjualan produk digital semisal pulsa ponsel, token listrik, hingga top-up uang elektronik. Melalui layanan ini, pelaku UMKM mendapatkan tambahan komoditas usaha untuk ditawarkan kepada pelanggan. Artinya, para pengguna BukuWarung berpeluang mendapatkan peningkatan pendapatan di tengah situasi sulit pandemi COVID-19. Proses transaksi yang sepenuhnya online membuat penjualan produk digital tidak terpengaruh pembatasan rute logistik

Selain penyediaan teknologi yang terus diperbarui, dukungan BukuWarung untuk membawa UMKM go digital juga diperkuat dengan program Komunitas Juragan Bisnis, berupa rangkaian pelatihan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia. Dimulai sejak April 2020, inisiatif ini berhasil mendampingi lebih dari 4.000 UMKM dengan keterampilan akuntansi pencatatan keuangan digital, pengoptimalan etalase online untuk pengembangan usaha, serta pembayaran digital untuk transaksi bisnis mereka. Targetnya, program Komunitas Juragan Bisnis akan diperluas dengan target keterlibatan hingga 10.000 UMKM sepanjang 2021.

“Tak berhenti di situ, kami siap meningkatkan teknologi BukuWarung di seputar layanan inti kami, yakni pembukuan, pembayaran dan perdagangan daring. Tak terkecuali, membangun infrastruktur pembayaran yang kuat, seperti pembayaran lewat QR, dan berbagai layanan finansial lainnya,” tutup Abhinay.

Sebagai bagian dari percepatan pengembangan bisnisnya, BukuWarung sedang menjalankan perekrutan secara agresif dan berencana menggandakan jumlah timnya menjadi 300 karyawan yang tersebar di Indonesia, Singapura, dan India, serta beberapa negara lainnya.

Di samping itu, untuk mendukung penanganan pandemi COVID-19 yang masih berlangsung di Indonesia, BukuWarung telah menyumbangkan dana bantuan sebesar Rp 576 juta untuk pengadaan lebih dari 1.000 konsentrator oksigen.

BukuWarung bersama sekelompok perusahaan dan organisasi lainnya yang tergabung dalam prakarsa “Oxygen for Indonesia” telah menyalurkan perangkat tersebut kepada pemerintah dan instansi pegiat COVID-19 di berbagai penjuru Tanah Air. BukuWarung berencana melanjutkan prakarsa ini dengan menyisihkan dana tambahan Rp 200 juta untuk target penyerahan pada akhir tahun.

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN