Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
DigiKu diharapkan dapat membantu pelaku usaha UMKM memperoleh pendanaan (kredit) dari empat bank pemerintah.

DigiKu diharapkan dapat membantu pelaku usaha UMKM memperoleh pendanaan (kredit) dari empat bank pemerintah.

Kredit Melalui DIgiKU Sudah Tersalur Rp2,9 T

Jumat, 17 September 2021 | 16:35 WIB
Windarto

Jakarta, Investor.id – Empat bank nasional yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Pemerintah (Himbara) yakni BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN menggandeng industri e-commerce, DigiKU untuk memberikan akses kepada masyarakat terutama pelaku usaha UMKM mengajukan pendanaan pada empat bank tersebut. Masyarakat dapat mengakses digiku.id dan bisa memilih salah satu jenis kredit yang ditawarkan keempat bank tersebut, kemudian proses dan approval kredit akan diproses masing-masing bank.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya mendukung transformasi digital dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM. “Kami berharap digiKu dapat semakin menyasar para pelaku usaha secara daring dan mempermudah pengajuan pinjaman dengan suku bunga kredit yang rendah dan terjangkau, dengan jangka waktu yang sesuai.”

Gubernur BI ini juga berharap ada penyelarasan digiKU dengan QRIS agar semua transaksi pelaku usaha bisa tercatat secara digital. “Hal ini nantinya dapat menjadi parameter kredit scoring sehingga membantu pelaku usaha dalam mengajukan kredit,” katanya menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan juga menyampaikan dukungannya pada DigiKU. Menko Luhut menyambut baik kerja sama perbankan dengan industri e-commerce melalui Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) untuk penyelarasan data. “Himbara dan e-commerce sudah selaraskan data sehingga proses pengajuan kredit bisa dipercepat tanpa tatap muka dan dengan bunga yang kompetitif.”

Menko Luhut sangat optimis serapan kredit melalui digiKU akan cukup signifikan. “Dari target pada 2020 sebesar Rp4,2 T telah terealisasi sebesar Rp2,9 T, dan akan terus bertambah seiring peningkatan pelaku UMKM yang sudah onboarding,” ujarnya menjelaskan.

 

Kerjasama Lintas Industri

Sesuai namanya, Digital Kredit UMKM, DigiKU dirancang secara digital membantu pelaku UMKM yang kesulitan permodalan. Jadi, pelaku usaha diharapkan bisa onboard ke platform agar bisa memiliki pencatatan usaha secara digital yang nantinya digunakan sebagai parameter penilaian saat mengajukan pinjaman. Pelaku usaha tak lagi harus susah payah melampirkan lembaran-lembaran dokumen lagi.

Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Bima Laga menyambut baik kerja sama ini karena akan sangat membantu pelaku usaha. “Kami berharap banyak pelaku UMKM yang akan terbantu. Selama penyelenggaraan Gernas Bangga Buatan Indonesia saja penambahan jumlah yang onboard ke platform e-commerce sudah mencapai 8 juta pelaku usaha. Belum lagi yang sudah lebih dulu onboard,” kata Bima. “Kami yakin ini akan secara signifikan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.”

Sementara itu Ketua Himbara Sunarso, juga menyatakan optimismenya. “Selain bisa membantu permodalan pelaku UMKM, kami juga berharap dapat menekan permasalahan yang disebabkan menjamurnya pinjol ilegal,” kata Sunarso. “DigiKU diharapkan membuka akses bagi masyarakat di seluruh daerah untuk bisa menjangkau produk perbankan yang lebih aman dan nyaman.”

Editor : Maswin (maswin@investor.co.id )

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN