Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung berada di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, beberapa waktu lalu (Foto: . Investor Daily/David Gita Roza)

Pengunjung berada di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, beberapa waktu lalu (Foto: . Investor Daily/David Gita Roza)

Dukung Pemulihan Ekonomi, OJK Gelar Bulan Inklusi Keuangan 2021

Selasa, 28 September 2021 | 21:04 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri jasa keuangan (IJK) terus berupaya mendorong akses keuangan kepada masyarakat yang diyakini bisa mendukung pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, OJK kembali menggelar kegiatan tahunan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) pada 1-31 Oktober 2021.

BIK digelar secara terintegrasi, masif, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia, dengan mengusung tema "Inklusi Keuangan Untuk Semua, Bangkitkan Ekonomi Bangsa".

Anggota Dewan Komisioner OJK bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara menjelaskan, inklusi keuangan memiliki peranan penting dan strategis sehingga diharapkan dapat menjadi solusi untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

"Bulan inklusi keuangan digelar sebagai salah satu upaya mendekatkan masyarakat dengan produk dan layanan keuangan. Dengan semakin terbukanya akses keuangan masyarakat, penggunaan produk dan layanan keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan akan meningkat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Tirta dalam Media Briefing, Selasa (28/9).

Pelaksanaan BIK tersebut, lanjut Tirta, diharapkan juga mendorong pembukaan rekening, pemberian kredit/pembiayaan, serta penggunaan produk atau layanan jasa keuangan serta untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap budaya menabung dan mempublikasikan program literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen.

Sejak awal tahun hingga September 2021 ini, OJK terus melakukan berbagai kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan edukasi dan literasi keuangan masyarakat secara virtual kepada masyarakat dengan jumlah kegiatan sekitar 1.000 di berbagai daerah dengan jumlah materi sebanyak 295 konten.

Selain itu, sosialisasi inklusi keuangan juga terus dilakukan di berbagai daerah oleh 307 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui sejumlah kegiatan seperti KUR Klaster dan business matching untuk UMKM. Kemudian, untuk meningkatkan inklusi di kalangan pelajar, OJK terus mendorong program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) yang menargetkan 70% pelajar Indonesia memiliki rekening tabungan perbankan di tahun ini.

"Sekarang Kejar ini sudah 63% dari total pelajar dengan nominal Rp 26,3 triliun dan jumlah rekeningnya 42 juta. Kita dorong terus sampai 70% tahun ini dan tahun depan 80%," jelas Tirta.

OJK juga sedang menyiapkan konten-konten edukasi keuangan melalui learning management system yang menampilkan modul-modul edukasi semua sektor jasa keuangan seperti perbankan, industri keuangan non bank, pasar modal dan fintech yang bisa diakses secara elektronik.

Adapun, berbagai program yang dilaksanakan selama BIK 2021 antara lain penjualan produk/jasa keuangan berinsentif melalui pemberian diskon, cashback, poin, bonus atau reward; fasilitasi pemberian kredit/pembiayaan bagi masyarakat serta pelaku usaha kecil dan mikro, antara lain melalui kegiatan business matching.

Kemudian, pameran jasa keuangan yang dapat dilakukan secara virtual, menyesuaikan dengan kondisi lokasi pelaksanaan kegiatan; pembukaan rekening, polis dan lainnya; kegiatan edukasi keuangan antara lain melalui kegiatan webinar; dan/atau kampanye dan publikasi program literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen secara masif.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN