Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kombes Pol Ahmad Ramadhan, Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri dalam diskusi Zooming with Primus - Memilih Fintech Terpercaya, live di Beritasatu TV, Kamis (14/10/2021). Sumber: BSTV

Kombes Pol Ahmad Ramadhan, Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri dalam diskusi Zooming with Primus - Memilih Fintech Terpercaya, live di Beritasatu TV, Kamis (14/10/2021). Sumber: BSTV

91 dari 371 Kasus Pinjol Ilegal Ditangani Polri Sudah Masuk Meja Hijau

Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:32 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id   – Sampai dengan Oktober 2021, Mabes Polri telah menangani sebanyak 371 kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Dari jumlah tersebut, ada 91 kasus yang sudah masuk meja hijau, sedangkan sisanya masih dalam proses penyelidikan maupun penyidikan. Kasus-kasus yang ditangani tersebut berdasarkan laporan masyarakat dan juga patroli siber yang dilakukan.

Demikian dikemukakan Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan dalam program Zooming with Primus bertajuk “Memilih Fintech Terpercaya” yang disiarkan langsung Beritasatu TV, Kamis (14/10/2021).

Zooming with Primus - Memilih Fintech Terpercaya, live di Beritasatu TV, Kamis (14/10/2021). Sumber: BSTV
Zooming with Primus - Memilih Fintech Terpercaya, live di Beritasatu TV, Kamis (14/10/2021). Sumber: BSTV

“Hampir semua korban pinjol ilegal ini tidak memahami praktik penipuan melalui pinjaman online. Upaya-upaya promotif dan preventif ini penting sekali, sehingga Polri bersama-sama stakeholder lainnya terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak menjadi korban pinjol illegal,” kata Ahmad.

Ia menegaskan, memberantas praktik pinjol ilegal saat ini menjadi fokus perhatian Polri. Tidak hanya di sisi hilir atau penegakan hukum, melainkan juga di sisi hulu melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bekerja sama dengan seluruh stakeholder terkait.

Menurutnya, aspek penting yang harus diperhatikan masyarakat agar tidak menjadi korban pinjol ilegal yakni terkait legalitas. Pastikan hanya meminjam di fintech yang memang legal atau sudah terdaftar dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ketika menerima tawaran pinjaman online, dimohon masyarakat bisa mengecek dulu apakah penyedia jasa pinjaman online ini legal atau tidak dengan membuka website OJK. Bila tidak tercatat di OJK, langsung tinggalkan saja karena ancaman penipuan sudah mendekat,” pesan Ahmad.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN