Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas bengkel Shop&Drive mengecek kondisi mesin mobil konsumen di Jakarta, Kamis (26/3/2020). BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petugas bengkel Shop&Drive mengecek kondisi mesin mobil konsumen di Jakarta, Kamis (26/3/2020). BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Bingung Menghitung Premi Asuransi Kendaraan? Ini Langkahnya.

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:23 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Tidak dipungkiri bahwa saat ini asuransi kendaraan merupakan salah satu faktor krusial yang memberikan peace of mind ketika kita sedang berkendara ke tempat tujuan.

Dengan mematuhi rambu-rambu, tertib berkendara serta mengetahui bahwa kendaraan kita terproteksi oleh asuransi, kita mendapatkan kenyamanan ekstra dalam menghindari kejadian-kejadian yang tidak diharapkan di jalan raya.

Namun, tidak semua kendaraan yang kita jumpai di jalan raya memiliki proteksi asuransi. Alasannya beragam, mulai dari masa asuransi yang sudah habis dan tidak diperpanjang, hingga keraguan pemilik mobil karena tidak memiliki gambaran akan nilai premi yang dibutuhkan.

Terkait itu, Insurance Marketplace, Lifepal memberikan tips cara menghitung premi asuransi kendaraan sehingga calon pemegang premi dapat perkiraan atau estimasi premi asuransi kendaraan yang sesuai dengan budget dan kebutuhan.

Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pilih kondisi jalanan yang biasanya sering kamu lalui, serta usia kendaraan

Sebagai langkah pertama, kamu harus mengisi kuisioner singkat untuk mendapatkan rekomendasi jenis asuransi yang cocok, apakah All Risk atau Total Loss Only. Kuesioner tersebut antara lain adalah kondisi jalanan yang sering kamu lalui setiap harinya, dari tidak padat hingga sangat padat. Selanjutnya akan ada kategori untuk usia mobil, mulai dari 0-3 tahun, hingga 10-12 tahun. Kuesioner terakhir adalah pilihan apakah kendaraan kamu dibeli baru atau used car (mobil bekas).

Setelah mengisi kuesioner diatas, Lifepal akan memberikan rekomendasi jenis asuransi yang cocok untuk kamu, antara jenis asuransi mobil All Risk atau Total Loss Only (TLO). Asuransi All Risk adalah jenis asuransi yang menanggung kecelakaan kecil hingga parah pada mobil. Jadi, rusak akibat bodi lecet pun bisa diklaim oleh nasabah.

Sedangkan asuransi Total Loss Only hanya menanggung kerusakan parah diatas 75% atau bahkan kehilangan. Jadi klaim yang bisa diajukan hanya apabila kendaraan sudah rusak total alias tidak bisa dipakai. Pada umumnya, asuransi Total Loss Only memiliki premi yang lebih rendah dibandingkan All Risk.

  1. Dapatkan Estimasi Premi Asuransi Berdasarkan Harga dan Wilayah

Tahap selanjutnya adalah menggunakan Kalkulator Premi Asuransi Mobil, biasanya tersedia di platform asuransi maupun marketplace asuransi. Pada tahap ini, kamu cukup memasukkan harga mobil serta lokasi dimana wilayah mobil terdaftar, serta pilihan jenis perlindungan yang kamu inginkan (all risk atau total loss only). Setelah itu, kamu akan mendapatkan estimasi kisaran harga premi dari per tahun maupun per bulan.

Sebagai informasi tambahan, perhitungan biaya premi asuransi kendaraan memiliki variasi yang berbeda dimana menyesuaikan dengan kategori wilayah serta kategori harga mobil kamu. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran OJK Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor pada tahun 2017.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : -

BAGIKAN