Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas mengecek suhu karyawan di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta, beberap waktu lalu. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Petugas mengecek suhu karyawan di kantor Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Jakarta, beberap waktu lalu. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Investasi SBN Rp 92 Triliun, Asuransi Jiwa Dukung Program Pemerintah

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:47 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Industri asuransi jiwa lewat penempatan investasinya berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah melanjutkan berbagai program pembangunan nasional. Hal itu direalisasikan lewat kontribusi investasi surat berharga negara (SBN) dari industri asuransi jiwa mencapai Rp 92,72 triliun hingga Agustus 2021.

Statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memaparkan, aset investasi SBN tumbuh 24,89% secara year to date (ytd) dan meningkat 21,09% secara year on year (yoy) per Agustus 2021. Instrumen itu mencakup 18,68% dari total aset investasi asuransi jiwa.

Pertumbuhan portofolio investasi SBN tersebut turut mendongkrak total aset investasi asuransi jiwa menjadi sebesar Rp 496,39 triliun. Nilai itu nilai itu tumbuh 3,06% (ytd) dan naik 8,50% (yoy).

Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu : Kami optimis, inklusi dan perlindungan asuransi yang lebih masif bagi semua lapisan masyarakat dapat kita capai bersama dengan lebih cepat dan efektif
Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu : Kami optimis, inklusi dan perlindungan asuransi yang lebih masif bagi semua lapisan masyarakat dapat kita capai bersama dengan lebih cepat dan efektif

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu pun menyampaikan, data asosiasi yang dirangkum dari 60 perusahan anggota menemukan bahwa total investasi pada SBN mengalami peningkatan kontribusi sebesar 0,7% (yoy). Kontribusi naik dari 17,8% pada semester I-2020 menjadi 18,6% di semester I-2021.

"Solidnya partisipasi industri asuransi jiwa dalam instrumen SBN merupakan bukti komitmen kami dalam memperkuat langkah Pemerintah melanjutkan berbagai program pembangunan saat ini. Peningkatan kontribusi SBN terhadap total investasi antara lain disebabkan adanya regulasi yang mewajibkan industri asuransi jiwa memiliki investasi pada instrumen SBN sebesar 30%," kata Togar kepada Investor Daily, pekan lalu.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat minat industri asuransi jiwa terhadap portofolio investasi SBN jadi meningkat cukup signifikan. Namun demikian, AAJI juga berharap pemerintah akan meluncurkan produk instrumen investasi SBN khusus untuk industri asuransi jiwa, mengingat kelangkaan akan produk instrumen investasi SBN sempat terjadi di pasar uang Indonesia.

"AAJI berharap regulator dan pembuat kebijakan akan terus mendukung industri asuransi jiwa agar bisa tetap berada di zona positif sehingga mampu berkontribusi dalam upaya menjaga stabilitas perekonomian. Dana yang dikelola industri asuransi jiwa ini diharapkan bisa membawa dampak positif secara sistemik, bukan hanya ke pasar modal dan SBN, namun juga bagi perekonomian Indonesia," ungkap Togar.

Dia menilai, industri asuransi jiwa turut berkomitmen menjaga stabilitas pasar modal yang kini telah menunjukkan sinyal pemulihan. Salah satu indikatornya adalah pendapatan premi, investasi, premi reasuransi, dan lainnya di semester I-2021 ini yang mencatatkan tren positif. Pihaknya pun optimistis akan pemulihan ekonomi bisa terus berlanjut.

"Tren stabil-positif ditandai dengan total pendapatan dari berbagai lini usaha asuransi jiwa yang telah mengalami pertumbuhan sebesar 64,6% dibandingkan periode yang sama di tahun 2020. Imbal hasil dari kegiatan investasi juga menorehkan pertumbuhan positif yang sangat signifikan. Jika di semester pertama tahun lalu asuransi jiwa mencatatkan kerugian sebesar Rp 21,65 triliun, maka kebalikannya terjadi di semester satu tahun ini," ucap dia.

Togar memaparkan, AAJI mencatat total aset asuransi jiwa telah mengalami pertumbuhan sebesar 14,8% (yoy), dengan nilai mencapai Rp 585,21 triliun pada semester I-2021. Data AAJI juga menunjukkan bahwa total investasi industri asuransi jiwa pada semester I-2021 mencapai Rp 517,03 triliun, tumbuh sebesar 16,1% (yoy).

Dia berharap kondisi perekonomian akan semakin membaik sehingga stabilitas industri bisa tercapai dan pertumbuhan positif aset senantiasa terjaga. "Pertumbuhan total aset menjadi indikasi membaiknya kondisi pasar keuangan setelah tekanan pandemi Covid-19 selama tahun 2020. Hal ini terlihat dari IHSG yang mencatatkan nilai 5.985,49 pada akhir semester I-2021 (per 30 Juni 2021), meningkat sekitar 22% dari tahun sebelumnya," imbuh dia.

Selian SBN, pertumbuhan aset investasi asuransi jiwa mayoritas disokong dari kinerja investasi jenis saham dan reksa dana. Hingga semester I-2021, alokasi investasi saham adalah 28,1% dan secara nilai tumbuh 26,3% (yoy). Sedangkan alokasi investasi reksa dana yakni sebesar 32,4% dan tumbuh 16,0% (yoy).

"Tentunya, kinerja pasar modal akan sangat terkait dengan kesehatan ekonomi makro Indonesia. Dan yang tak kalah penting, kami berharap agar proses vaksinasi serta pengelolaan pandemi bisa terus berjalan dengan optimal agar Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bisa berjalan secara cepat dan lancar," ujar Togar.

Dia menegaskan, kesuksesan bersama dalam mengelola dua variabel tersebut tentu akan sangat mempengaruhi kinerja pasar modal Indonesia. Hal yang pasti, menurut Togar, AAJI dan segenap pelaku industri asuransi jiwa akan senantiasa berpatokan pada tata kelola investasi yang baik dan berusaha sekuat tenaga mendukung pemerintah dalam mewujudkan stabilitas ekonomi yang stabil-positif di masa depan. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN