Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Margono Tanuwijaya, CEO FIF Group. Sumber: BSTV

Margono Tanuwijaya, CEO FIF Group. Sumber: BSTV

D TENGAH PANDEMI,

FIFGROUP Tetap Jadi Market Leader Pembiayaan Roda Dua  

Selasa, 26 Oktober 2021 | 22:12 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Federal International Finance (FIFGROUP) tetap menjadi market leader pembiayaan roda dua di tengah pandemi saat ini. Adapun berdasarkan data Januari-Agustus 2021, anak perusahaan dari PT Astra International Tbk yang tergabung dengan lini bisnis Astra Financial tersebut memegang market share sebesar 42%.

Presiden Direktur FIFGROUP Margono Tanuwijaya mengatakan, per 2020 pasar pembiayaan roda dua memang mengalami penurunan sebesar -43,6% dari tahun sebelumnya. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah melakukan beberapa inisiatif, seperti memperkuat project kolaborasi, baik di internal perusahaan maupun dengan ekosistem Astra dan strategic partner melalui integrasi online and offline, virtual exhibition yang melibatkan dealer motor rekanan, joint program, dan banyak lagi lainnya.

"Memang kami terdampak, tapi teman-teman bisa meminimalisasi sesuai dengan arahan manajemen. Sehingga walaupun pasar kendaraan roda dua masih mengalami slowly growth, FIFGROUP masih tetap menjadi market leader di pembiayaan roda dua, yaitu sebesar 42% berdasarkan data Januari-Agustus 2021," dalam acara 60 Minutes bertajuk Multifinance Bangkit di Tengah Pandemi yang ditayangkan BeritasatuTV, Selasa (26/10).

Acara tersebut dipandu Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings Primus Dorimulu.

Margono Tanuwijaya, CEO FIF Group bersama Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu dalam axara 60 Minutes di BeritasatuTV, Selasa (26/10/2021). Sumber: BSTV
Margono Tanuwijaya, CEO FIF Group bersama Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu dalam axara 60 Minutes di BeritasatuTV, Selasa (26/10/2021). Sumber: BSTV

Dia menjelaskan, pembiayaan kendaraan roda dua dengan brand FIFASTRA juga masih memiliki porsi yang paling besar, yaitu 63,0% dari total pembiayaan FIF, diikuti dengan pembiayaan multiguna DANASTRA 33,0%, pembiayaan elektronik SPEKTRA 5,5%, dan pembiayaan perjalanan religius (Umroh, Haji), dengan akad syariah AMITRA 0,5%.

Menurut Margono, pandemi yang terjadi di tahun 2020 memang mempengaruhi bisnis di berbagai industri, namun sesuai dengan POJK No 11/POJK.03/2020, perusahaan melakukan kebijakan relaksasi untuk konsumen dengan sektor usaha yang memang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19. Keringanan tersebut, berupa perpanjangan tenor dan penurunan suku bunga, sehingga konsumen FIFGROUP yang memang terdampak langsung masih bisa menjalankan kewajibannya sesuai dengan kemampuan dan mengurangi kredit macet di FIFGROUP.

"Di masa pandemi ini, FIFGROUP telah melakukan kepedulian pada pelanggan atau nasabahnya. FIFGROUP telah melakukan relaksasi untuk 931.357 nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia dengan nilai restrukturisasi kredit mencapai Rp 11,97 triliun," ungkap dia.

Margono Tanuwijaya, CEO FIF Group. Sumber: BSTV
Margono Tanuwijaya, CEO FIF Group. Sumber: BSTV

Selain itu, lanjut Margono, FIFGROUP juga memperkuat kembali underwriting policies yang ada, dan melihat kembali segment atau sektor yang masih memiliki potensi bertumbuh untuk menjadi sasaran penyaluran pembiayaan, terutama untuk konsumen yang memang terdampak langsung pandemi, sehingga tetap menghasilkan kualitas booking yang baik.

Meskipun ada kenaikan non performing financing (NPF), tapi masih dapat tertangani dan terus menunjukkan trend perbaikan.

"NPF FIF per September sudah mengalami perbaikan dan menunjukkan angka yang paling baik selama tahun 2021, terutama jika dibandingkan dengan posisi pada akhir tahun 2020, yaitu membaik sebesar 0,30% dari tahun 2020," kata dia.

Margono pun optimistis, industri multifinance akan terus membaik seiring dengan menurunnya tren kasus dari Covid-19 pada pertengahan kuartal III-2021 dan ditandai dengan penurunan level PPKM terutama di daerah Jawa-Bali.

Adapun berdasarkan data APPI industri multifinance mengalami peningkatan total pembiayaan sebesar 24,2% periode Januari-Agustus 2021 (yoy), dengan portion kendaraan roda dua di 23% pada total industri pembiayaan.

"Walau sempat anjlok pada awal-awal pandemi di 2020, namun industri pembiayaan sudah mengalami pertumbuhan. Bahkan di tahun 2022 diprediksikan pencapaian industri pembiayaan sudah sama dengan kondisi sebelum pandemi Covid-19," kata Margono.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN