Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IFG Life

IFG Life

Terima PMN Tunai Rp 20 Triliun, IFG akan Perkuat IFG Life

Kamis, 25 November 2021 | 17:29 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Indonesia Financial Group (IFG) mengumumkan secara resmi penyertaan modal negara (PMN) tunai sebesar Rp 20 triliun yang diterimanya untuk memperkuat struktur permodalan anak usaha, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life).

“IFG juga tengah mencari dana tambahan melalui skema fundraising guna menambal kebutuhan modal IFG Life untuk dapat menerima polis hasil restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero),” kata Direktur Utama IFG, Robertus Bilitea dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (25/11).

Robertus menjelaskan, penerimaan PMN tersebut sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 102 Tahun 2021 tentang Penambahan PMN ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), Holding BUMN Asuransi, dan Penjaminan IFG.

Seiring dengan diterimanya PMN tunai sebesar Rp20 triliun itu, menurut Robertus Bilitea, IFG telah menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 4 November 2021 perihal penambahan modal disetor IFG yang bakal ditindaklanjuti dengan menambah penyertaan modal kepada IFG Life.

“Proses ini dilakukan bersamaan dengan pengalihan (migrasi) polis Asuransi Jiwasraya untuk pemegang polis produk retail dan korporasi yang proses restrukturisasinya telah selesai kepada IFG Life,” ujar dia.

Robertus mengungkapkan, IFG Life merupakan anak perusahaan IFG yang dibentuk untuk melengkapi ekosistem layanan IFG di bidang asuransi jiwa dan kesehatan. Salah satu amanat dari pemerintah atas terbentuknya IFG Life adalah menyelesaikan persoalan Jiwasraya untuk kemudian dilakukan pengalihan aset dan liabilitas Jiwasraya yang bersifat clean and clear kepada IFG Life.

"IFG menerima PMN sebagai bentuk kepercayaan yang diberikan pemerintah dan stakeholders lainnya dalam rangka membangun dan memperkuat industri asuransi yang lebih sehat, khususnya di bidang asuransi jiwa melalui IFG Life," papar dia.

Robertus menegaskan, IFG akan menjalankan arahan tersebut dengan penuh amanah, transparan, dan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Sesuai kajian penyertaan modal, PMN bakal ditempatkan terutama pada instrumen investasi dengan tingkat risiko rendah, seperti surat berharga negara (SBN), obligasi korporasi dengan rating baik, serta deposito pada bank yang sehat.

Tata kelola investasi, kata dia, juga akan diterapkan dengan baik, seperti memperhatikan prinsip liability-driven investment dan profil risiko yang terukur. Hal itu akan menjadi salah satu kekuatan IFG Life karena didukung ekosistem di IFG, di antaranya melalui kolaborasi dengan anak usaha IFG di bidang investasi.

"PMN ini merupakan wujud keseriusan pemerintah melalui IFG sekaligus sebagai bagian dari solusi untuk menghadirkan perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang sehat dan berdaya saing tinggi. Kami meyakini manajemen IFG Life menyadari penuh hal ini dan sekuat tenaga, dengan potensi besar ini, kami akan mampu menjalankan kepercayaan besar yang diberikan,” tegas Robertus.

Dana Tambahan

Di sisi lain, Robertus Bilitea mengungkapkan, dengan diterimanya PMN tersebut, IFG secara paralel juga tengah melakukan pembicaraan dengan perbankan dalam rangka fundraising. Hal itu dilakukan untuk melengkapi kebutuhan dana dalam struktur modal IFG Life.

Dia menjelaskan, PMN untuk IFG yang disetujui pemerintah adalah Rp 20 triliun dari total keperluan restrukturisasi Jiwasraya sebesar Rp 26,7 triliun. Alhasil, IFG akan melakukan fundraising dengan underlying dividen anak perusahaan selama lima tahun ke depan senilai Rp 6,7 triliun.

"Kami yakin dengan adanya kepercayaan dan dukungan yang kuat dari pemerintah melalui pemberian PMN ini, perbankan akan lebih confident untuk memberikan dana kepada IFG," tutur dia.

Dia menambahkan, setelah penyertaan modal IFG ke IFG Life, selanjutnya IFG Life akan mengoptimalkan penggunaan dana tersebut untuk mulai beroperasi secara penuh.

“Dengan semangat mengembangkan produk asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) yang sehat dan sustainable, IFG Life memiliki potensi yang sangat besar karena salah satunya memiliki pangsa pasar captive dan BUMN,” kata dia.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN