Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chief Operating Officer (COO) Fuse, Ivan Sunandar dan Chief Executive Officer (CEO) Fuse, Andy Yeung

Chief Operating Officer (COO) Fuse, Ivan Sunandar dan Chief Executive Officer (CEO) Fuse, Andy Yeung

Fuse Masuk Daftar 100 Insurtech Terbaik Dunia 2021

Senin, 29 November 2021 | 20:50 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Perusahaan insurance technology (insurtech) Fuse masuk daftar nama-nama insurtech terbaik di dunia versi Sønr Global, yang diberi judul The World's Top 100 Insurtechs 2021. Fuse menjadi satu-satunya insurtech asal Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut dan menempati peringkat ke-65.

Daftar ini dibuat oleh tim Sønr bersama Ernst & Young (EY) dengan meneliti dan menganalisis puluhan ribu perusahaan di seluruh dunia, yang kemudian dinilai oleh pakar-pakar industri asuransi kelas dunia. Perusahaan insurtech yang masuk dalam daftar dianggap sukses dan menjadi pelopor perubahan positif di industri asuransi.

Dalam ulasan Sønr disebutkan, Fuse merupakan platform insurtech yang mendistribusikan produk asuransi dari berbagai perusahaan asuransi menggunakan beragam kanal distribusi dan partner. Bisnis model Fuse diklaim paling komprehensif untuk memasarkan produk asuransi, mulai dari model agent partners menggunakan aplikasi Fuse Pro, B2C comparison menggunakan portal pembanding asuransi Cekpremi.com, model financial institute dengan menjalin kemitraan dengan institusi perbankan dan multifinance, serta model asuransi mikro.

"Kami tidak menyangka dipilih oleh Sønr Global dan EY, dan menempati peringkat yang lebih tinggi dari beberapa nama-nama besar insurtech lain. Merupakan kebanggaan bagi Fuse dapat menjadi satu-satunya insurtech asal Indonesia, dan salah satu dari dua insurtech di Asia Tenggara, yang masuk daftar 100 insurtech terbaik dunia," kata CEO Fuse Andy Yeung dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/11).

Dia mengatakan, dengan dukungan tersebut pihaknya akan melakukan yang terbaik untuk terus mengembangkan platform teknologi untuk membantu perusahaan asuransi dan agen/partner mendistribusikan produk-produk asuransi. Dia juga berharap kehadiran Fuse bisa meningkatkan penetrasi asuransi di Asia Tenggara.

Menurut Andy, industri asuransi punya potensi besar untuk berkembang. Mengacu pada data OJK, terdapat 97% orang Indonesia yang belum terproteksi karena kurangnya kepercayaan pada sistem yang ada saat ini. Kesenjangan juga terjadi dalam penerapan teknologi di perusahaan asuransi di Indonesia, yang meliputi sulitnya akses dan pengembangan produk asuransi.

Alhasil, ekosistem digital yang dibangun oleh perusahaan insurtech menjadi jawaban atas tantangan tersebut, dengan menawarkan beragam kanal distribusi untuk memasarkan produk asuransi. "Mengacu pada pertumbuhan bisnis kami selama beberapa tahun terakhir, platform teknologi yang dibangun Fuse terbukti meningkatkan minat dan penjualan produk asuransi," ujar dia.

Andy menambahkan, di Indonesia dan Asia Tenggara, Fuse termasuk yang terbesar untuk ukuran pendapatan premi bruto (gross written premium/ GWP) dan company valuation. Pada tahun 2020, Fuse membukukan GWP sebesar Rp 720 miliar. Sedangkan pada kuartal III-2021, GWP Fuse sudah lebih dari Rp 1 triliun.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN