Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Plt Direktur Risiko & Kepatuhan Bank Neo Commerce Aditya Windarwo dalam konferensi pers virtual Kampanye #Neoliuner, New Bank New Rules, Kamis (2/12).Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

Plt Direktur Risiko & Kepatuhan Bank Neo Commerce Aditya Windarwo dalam konferensi pers virtual Kampanye #Neoliuner, New Bank New Rules, Kamis (2/12).Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

Miliki 12 Juta Nasabah, BNC Perkuat Modal Inti Jadi Rp 3 Triliun

Jumat, 3 Desember 2021 | 05:27 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengungkapkan telah memiliki lebih dari 12 juta nasabah sampai dengan saat ini. Perseroan akan memperkuat modal inti menjadi lebih dari Rp 3 triliun sebagai bagian dari upaya bank digital memberi pelayanan yang menguntungkan bagi nasabah.

Plt Direktur Risiko & Kepatuhan Bank Neo Commerce Aditya Windarwo menyampaikan, di pertengahan 2000-an, pihaknya memiliki kekhawatiran adanya disrupsi karena fintech terus tumbuh. Namun seiring berjalannya waktu, perseroan melihat bahwa bank dan fintech memang harus berkolaborasi, sehingga hadirlah BNC sebagai hasil transformasi Bank Yudha Bhakti, dengan dukungan fintech Akulaku.

Layanan kini diberikan tidak hanya kepada eksisting nasabah pensiunan, tapi juga fokus kepada nasabah usia produktif dan milenial. Dalam visi dan misi yang diusung, BNC berusaha mengakomodasi untuk dapat melakukan transaksi yang menyangkut hajat orang banyak.

"Kami telah mencapai milestone penting, pada Maret 2021 telah meluncurkan aplikasi neo bank untuk pertama kali. Lalu melengkapi fitur-fitur antara lain Neo Jurnal, Fund Transfer, Chat dan Payment Point Online Bank (PPOB), Dunia Neo, dan Neo Fortune. Dalam perjalanannya kami berkomitmen untuk membuat bank lebih solid, sehingga dilakukan penguatan modal inti sehingga lebih dari Rp 3 triliun di Desember 2021 ini," ujar Aditya dalam konferensi pers, Kamis (2/12).

Pada kesempatan itu, VP-Head of Marketing Bank Neo Commerce Maritsen Darvita menyampaikan, strategi perseroan tergambar dari yang sudah dan telah dijalankan saat ini yaitu dengan memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan tentu menguntungkan. Produk dan layanan selalu dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan para nasabah, khususnya milenial.

Hasilnya, kata dia, adalah dengan mampu merambah sebanyak 12 juta nasabah dalam waktu kurang dari satu tahun dan masih akan terus bertambah di masa mendatang, khususnya di 2022. Apalagi jika melihat pangsa pasar di Indonesia yang masih relatif besar.

"Harus optimis, kita belum cukup puas, yang mana kita menargetkan millenials dan Gen Z, itu masih ada 50% dari 270 juta jiwa. Kita baru 12 juta lebih, jadi kita harus mencoba untuk mengejar itu. Target tentu bisa lebih dari tahun ini," jelas Maritsen.

Upaya untuk terus menambah jumlah nasabah itu diantaranya dengan menyediakan layanan atau produk yang menguntungkan. Deposito BNC misalnya, menawarkan tingkat bunga 6,5% sampai dengan 8% sesuai tenor mulai dari tujuh hari, satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dan satu tahun. Termasuk dengan menyediakan minimum setoran mulai dari Rp 200 ribu.

Selain itu, BNC tentu mengembangkan sejumlah layanan selain tabungan dan deposito sebagai upaya pendekatan kepada nasabah dan calon nasabah. "Pastinya tentu kita melakukan pengembangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk QRIS dan direct loan akan launching di awal tahun depan," imbuh Maritsen.

Kampanye #Neoliuner
Di sisi lain, Maritsen menuturkan, sejumlah pencapaian BNC sampai saat ini memang memberi kepuasan tersendiri tapi tidak untuk berhenti berinovasi maupun melakukan penetrasi bisnis lanjutan. Pihaknya merasa perlu untuk terus mengkomunikasi berbagai produk kepada masyarakat secara menyeluruh.

"Di sini, kita juga tidak merasa puas dengan pencapaian tersebut, 12 juta nasabah. Kita ingin lebih lagi dengan memperkenalkan #Neoliuner ini agar nasabah lebih mengenal Bank Neo Commerce. Tujuannya untuk menciptakan inklusi keuangan menyeluruh selaras dengan tujuan pemerintah," kata dia.

Maritsen menjelaskan, #Neoliunier berasal dari dua suku kata yaitu neo mengandung arti baru dan liuner yang berasal dari kata miliuner. Sehingga kampanye terbaru dari BNC itu diharapkan bisa mendorong pandangan masyarakat bahwa sejatinya setiap orang bisa menjadi miliuner dengan pemilih bank yang tidak hanya menawarkan kenyamanan dan keamanan, tapi turut memberikan keuntungan.

Sedangkan tema besar yang diusung yakni New Bank New Rules, menjadi cara perusahaan untuk memposisikan diri BNC agar lebih menarik. Khususnya yaitu dengan melakukan sejumlah terobosan bahwa bank digital bisa dan mampu membuat produk yang relevan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Di sini kita coba set benchmark (tolak ukur) untuk esensi orang melakukan kegiatan perbankan, jadi tidak cuma nyaman, mudah, tapi harus menguntungkan. Mungkin belakangan itu dilupakan, bank itu bukan untuk sekedar menaruh uang dan transaksi, tapi bank itu punya tanggung jawab untuk mensejahterakan nasabahnya," tutup Maritsen. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN