Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Yohanes Sugihtononugroho, CEO  Crowde

Yohanes Sugihtononugroho, CEO Crowde

Bantu Akses Modal Petani, OJK Terbitkan Izin Startup Agritek Crowde

Sabtu, 18 Desember 2021 | 10:33 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan izin operasi untuk Crowde, ini merupakan platform teknologi sektor agrikultur (starup agritek) yang berada di bawah naungan PT Crowde Membangun Bangsa. Izin tersebut tertuang dalam surat keputusan Nomor: KEP102/D.05/2021.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Slamet Edi Purnomo mengatakan, para petani kesulitan mendapatkan akses modal, sementara ketahanan pangan bergantung pada para petani. “Misi Crowde mendukung kesetaraan dan inklusi keuangan petani sehingga ketahanan pangan Indonesia dapat terwujud,” paparnya dalam keterangan resmi Crowde belum lama ini.

Crowde sendiri mengaku berkomitmen penuh mendukung petani Indonesia mendapatkan akses teknologi untuk mengembangkan usaha dan mencapai kesejahteraan.

Saat ini sebanyak 38,23 juta atau 29,76% masyarakat Indonesia sangat bergantung pada sektor agrikultur sebagai mata pencaharian mereka. Oleh sebab itu, pentingnya mengedepankan sektor agrikultur untuk kesejahteraan masyarakat.

CEO & Co-Founder Crowde, Yohanes Sugihtononugroho, mengatakan pihaknya siap menjembatani petani dan pemodal dalam satu platform berbasis teknologi dan ekosistem. “Berstatus lisensi “Berizin dan Diawasi oleh OJK”, kami berkomitmen mendukung pertumbuhan inklusi keuangan bagi petani. Dengan mengandalkan teknologi agrikultur serta teknologi big data, kami menghubungkan petani dengan berbagai stakeholders di sektor pertanian melalui ekosistem digital,” ujarnya.

Sejak didirikan pada tahun 2016, lebih dari 37 ribu mitra petani telah bergabung dengan Crowde dalam penyediaan teknologi, akses sarana produksi tani (saprotan), akses pasar, dan akses modal kerja.

Platform ini juga menjalin kerjasama dengan beberapa pihak lembaga dan institusi keuangan seperti Bank BJB, Bank Mandiri, IFC, dan institusi lainnya dalam pembentukan ekosistem pertanian yang berkesinambungan.

“Crowde bersinergi dengan berbagai pihak untuk merevolusi usaha pertanian, antara lain memperkuat hulu dengan toko-toko pertanian hingga ke hilir dengan membuka akses pasar e-commerce, pasar modern, hingga pasar ekspor,” sebut Yohanes.

 

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN