Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Deputy Chairman and Chief Executive Officer (CEO) UOB Wee Ee Cheong saat konferensi pers, Jumat (14/1). Foto: Investor Daily/Nida Sahara

Deputy Chairman and Chief Executive Officer (CEO) UOB Wee Ee Cheong saat konferensi pers, Jumat (14/1). Foto: Investor Daily/Nida Sahara

UOB Group Akuisisi Bisnis Konsumer Citigroup di Empat Negara

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:41 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Anak perusahaan United Overseas Bank Limited (UOB) telah menandatangani perjanjian untuk mengakuisisi bisnis konsumer Citigroup di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Portofolio mencakup bisnis pinjaman tanpa anggunan dan pinjaman beranggunan, wealth management, dan retail deposit atau tabungan segmen ritel.

Deputy Chairman and Chief Executive Officer (CEO) UOB Wee Ee Cheong mengatakan, akuisisi bisnis konsumer Citigroup di pasar utama Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam merupakan sebuah peluang besar yang hadir pada saat yang tepat. Sebagai bagian dari akuisisi ini, UOB akan menarik karyawan Citigroup di Bisnis Konsumer di empat Negara tersebut. Akuisisi ini akan semakin memperkuat dan memperdalam kehadiran bisnis UOB di kawasan ASEAN.

"UOB percaya pada potensi jangka panjang kawasan Asia Tenggara dan kami telah menerapkan kedisiplinan, kehati-hatian dan keteguhan dalam memanfaatkan kesempatan untuk bertumbuh," kata Wee Ee Cheong dalam konferensi pers, Jumat (14/1).

Penyelesaian akuisisi di masing-masing negara akan menunggu persetujuan dari regulator negara terkait dan di Singapura. Penyelesaian akuisisi diperkirakan akan berlangsung antara pertengahan 2022 dan awal 2024, tergantung pada perkembangan dan hasil dari proses persetujuan regulator. Citigroup akan membantu UOB dan anak perusahaannya (UOB Group secara kolektif) dalam memigrasi nasabah dan karyawan dari bisnis konsumer untuk memastikan kelancaran transisi.

Seraya menunggu persetujuan regulator, pihaknya berharap dapat mengintegrasikan kualitas portofolio Citigroup dan menyambut tim Citigroup, serta menciptakan nilai yang bertumbuh bagi nasabah, kolega serta pemangku kepentingan.

"Bisnis yang diakuisisi, bersama dengan bisnis konsumer regional UOB, akan membentuk sinergi yang kuat dan dapat meningkatkan skala isnis UOB Group dan memperkuat posisi kami sebagai bank regional terkemuka," ungkap dia.

Bisnis Konsumer Citigroup memiliki nilai aset bersih agregat sekitar S$ 4,0 miliar dan basis nasabah sekitar 2,4 juta per 30 Juni 2021, serta menghasilkan pendapatan sekitar S$ 0,5 miliar pada semester pertama tahun 2021. Tanpa mencakup biaya transaksi satu kali tersebut, akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan laba per saham UOB (EPS) dan rasio pengembalian ekuitas (ROE).

Imbalan kas untuk akuisisi akan dihitung berdasarkan premi agregat setara dengan S$ 915 juta ditambah nilai aset bersih Bisnis Konsumer saat transaksi selesai.

Akuisisi diharapkan akan dibiayai melalui kelebihan modal inti dan diperkirakan akan mengurangi rasio CET1 UOB sebesar 70 basis poin menjadi 12,8%, berdasarkan posisi modal inti pada 30 September 2021. Efek terhadap rasio CET1 tidak diharapkan menjadi material dan akan sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN