Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama AdaKami Bernardino M Vega Jr pada konferensi pers virtual AdaKami Siap Dukung Satu Juta Pelaku Ekonomi Riil untuk Pemulihan Nasional di 2021, Rabu (17/2). Foto:Investor Daily/Prisma Ardianto

Direktur Utama AdaKami Bernardino M Vega Jr pada konferensi pers virtual AdaKami Siap Dukung Satu Juta Pelaku Ekonomi Riil untuk Pemulihan Nasional di 2021, Rabu (17/2). Foto:Investor Daily/Prisma Ardianto

AdaKami Telah Salurkan Pinjaman Rp9,2 Triliun

Sabtu, 15 Januari 2022 | 09:09 WIB
Fajar Widhiyanto

JAKARTA, Investor.id - Hingga Desember 2021, platform Peer to Peer Lending (P2P Lending) AdaKami yang dioperasikan oleh PT Pembiayaan Digital Indonesia telah berhasil menyalurkan total dana pinjaman sebesar Rp9,2 triliun kepada lebih dari 10,8 juta peminjam terdaftar dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ke depan AdaKami berencana untuk terus menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan kemudahan akses finansial di Indonesia.

“Hal ini penting mengingat masih ada lebih dari sekitar 181 juta penduduk Indonesia yang masuk dalam katagori unbanked. Dengan demikian diperlukan kolaborasi antar berbagai institusi finansial untuk dapat melayani lebih banyak masyarakat yang termasuk dalam kategori unbanked tersebut,” kata CEO AdaKami, Bernardino M Vega dalam media gathering di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Disampaikan Dino, melansir data dari Bank Dunia, Indonesia juga memiliki credit gap sebesar Rp1,65 trilyun per tahun. Untuk dapat mendorong pergerakan dan perkembangan ekonomi dengan lebih optimal, maka diperlukan upaya dari banyak pihak untuk menutupi credit gap tersebut.

Pada kegiatan AFPI Fintech Lending Summit 2021 - Outlook 2002 pada Desember 2021 lalu, AFPI menyatakan bahwa secara kolektif perusahaan fintech lending di Indonesia sendiri baru dapat berkontribusi menutup 9% dari total credit gap. “Artinya masih ada ruang yang besar bagi fintech lending untuk membantu menutup credit gap tersebut. Kami menyadari bahwa guna mendorong pergerakan dan pemulihan ekonomi nasional, credit gap ini sangat perlu dijembatani. Disinilah AdaKami ingin berkontribusi,” kata Dino.

Untuk menjawab kebutuhan dan tantangan upaya pemerataan akses financial secara digital di seluruh Indonesia, AdaKami mengadopsi dan melokalisasi model bisnis dan teknologi dari shareholders yang telah terbukti sukses. Namun hal ini tentunya juga penting untuk diwujudkan dalam produk dan layanan yang terbaik untuk konsumen serta dikomunikasikan kepada lebih banyak lapisan masyarakat.

Sepanjang tahun 2021 AdaKami juga melaksanakan program kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menjembatani kebutuhan keuangan masyarakat dari katagori unbanked. Kegiatan CSR dan pemasaran AdaKami lebih banyak menitikberatkan pada edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan literasi keuangan, demikian dikatakan Bussiness Development Manager Jonathan Krissantosa.

Pada tahun 2022, lanjut Jonathan, AdaKami berkomitmen untuk meningkatkan jumlah program edukasi dan literasi keuangan dengan membantu peminjam memahami hak dan tanggung jawab mereka. “Maka kami bisa membantu mereka memiliki pengelolaan keuangan yang sehat. Oleh karena itu AdaKami menyambut baik berbagai peluang kolaborasi guna mewujudkan akses keuangan dan ekonomi yang lebih inklusif,” kata Jonathan.

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN