Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja menyelesaikan pembuatan kripik tempe di industri UMKM Kuliner Tempe di Depok, Jawa Barat. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pekerja menyelesaikan pembuatan kripik tempe di industri UMKM Kuliner Tempe di Depok, Jawa Barat. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

The Asian Foundation, AT&T, dan Visa Luncurkan Accelerate Bantu 6.000 UMKM Perempuan

Jumat, 18 Februari 2022 | 17:27 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – The Asian Foundation bermitra dengan AT&T dan Visa untuk meluncurkan program Accelerate dalam rangka membantu 6.000 pelaku UMKM perempuan di pedesaan dan wilayah terpencil dan membekali mereka dengan keterampilan yang berguna untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha yang mereka jalani.

Accelerate secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelaku UMKM perempuan di daerah terpencil dengan cara yang relevan, dinamis, dan mudah diakses. Program ini memanfaatkan jaringan pelatih andal dan mitra lokal dari The Asian Foundation yang akan memberikan pelatihan dan pendampingan keterampilan literasi digital dan keuangan kepada para pelaku UMKM perempuan demi mendukung pertumbuhan usahanya.

“Para pelaku UKM perempuan merupakan penggerak utama ekonomi di Malaysia, seperti halnya di banyak negara lainnya di Asia Tenggara. Membekali pelaku UKM perempuan dengan keterampilan ekonomi digital akan sangat berguna tidak hanya untuk mereka sendiri tetapi juga untuk pemulihan ekonomi negara,” kata Country Representative The Asia Foundation di Malaysia Robin Bush, dalam keterangannya, Kamis (17/2).

Dengan menggabungkan keahlian sektor swasta dan LSM, program ini bertujuan memastikan pelaku usaha perempuan memiliki akses terhadap sarana dan keterampilan yang berguna dalam menjangkau pelanggan, mengembangkan usaha kecil mereka, serta mengimplementasi strategi bisnis.

“Bersama dengan mitra AT&T di seluruh dunia yang memiliki komitmen yang sama untuk berkontribusi positif di negara tempat kami beroperasi, kami sungguh senang dapat berkolaborasi dengan The Asia Foundation dan Visa dalam memberdayakan pelaku usaha perempuan dengan memberikan pelatihan, akses teknologi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha mereka, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan masyarakat sekitar,” kata Senior VP, International External and Regulatory Affairs, AT&T Andrew Reinsdorf.

Pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap mata pencaharian dan kesehatan keluarga, pekerja, dan berbagai bisnis di seluruh Asia. UMKM sebagai penggerak ekonomi di Asia Tenggara juga secara khusus terdampak. Di Malaysia, sektor UMKM menderita kerugian total RM 40,7 miliar (US$ 9 miliar) tahun lalu.

Demikian pula di Indonesia, lebih dari 30 juta UMKM menghentikan operasionalnya akibat pandemi. Pelaku usaha perempuan termasuk yang paling terpengaruh oleh beragam tantangan seperti terbatasnya akses pendanaan, terbatasnya jaringan dan keahlian, serta bias gender yang negatif.

Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan, secara global, Visa berkomitmen untuk memfasilitasi 50 juta pelaku usaha mikro dan kecil secara digital pada akhir tahun 2023 demi membantu mereka bertahan dan mendukung pemulihan ekonomi.

Di Indonesia, sejak tahun 2017, Visa telah membantu para pelaku usaha perempuan memperoleh keterampilan keuangan melalui program Ibu Berbagi Bijak yang dirancang berdasarkan kurikulum literasi keuangan dari Visa Practical Business Skills, yang mana tahun lalu program ini dilakukan di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

“Kami senang dapat bermitra dalam program Accelerate dan meyakini bahwa program ini akan membantu lebih banyak pelaku usaha mikro dan kecil perempuan, terutama yang berada di daerah terpencil, dalam memberikan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk terlibat dalam ekonomi digital dan meningkatkan mata pencaharian mereka,” ujar Riko.

Accelerate adalah program pelatihan online yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta dengan bimbingan para ahli memanfaatkan instrumen dan platform dari The Asian Foundation. Program ini juga menghadirkan seri obrolan dengan narasumber tamu dan mentoring. Melalui kolaborasi ini, The Asian Foundation akan menggabungkan kurikulum literasi keuangan dari Visa Practical Business Skills ke dalam program pelatihannya dan melibatkan para ahli dari AT&T dan Visa sebagai mentor.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN