Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi. (Foto: modalku.co.id)

Ilustrasi. (Foto: modalku.co.id)

Grup Modalku Beli Kembali ESOP US$ 16 Juta

Rabu, 16 Maret 2022 | 21:26 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Penyelenggara fintech lending, Grup Modalku, mengumumkan pembelian kembali Employee Stock Option Plan (ESOP) atau Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan, termasuk mantan karyawan senilai US$ 16 juta (sekitar Rp 229,3 miliar). Pengumuman tersebut mengikuti putaran Pendanaan Seri C+ senilai US$ 294 juta atau sekitar Rp 4,21 triliun baru-baru ini.

Pembelian kembali ESOP menandai keempat kalinya kebijakan ini dilakukan oleh Grup Modalku. Sebelumnya, para karyawan dan mantan karyawan perusahaan telah menguangkan saham ESOP senilai US$ 3,5 juta atau senilai Rp 50,1 miliar.

Co-Founder Funding Societies & CEO Modalku Indonesia Reynold Wijaya menyampaikan, meski terkesan klise, sumber daya manusia adalah kunci dari Grup Modalku. Pihaknya sangat bersyukur atas kepercayaan dan dedikasi tim pendiri, tim yang masih masih ada sampai saat ini, tim yang sudah pergi dengan kontribusi positif, sampai tim yang baru bergabung, dalam rangka mewujudkan visi memberdayakan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara.

Baca juga: Grup Modalku Raih Pendanaan Seri C+ Senilai Rp 2 Triliun

"Kami memutuskan untuk melakukan pembelian kembali tanpa diskon dibandingkan dengan diskon 20% pada umumnya, setara dengan belasan miliar Rupiah dalam pembayaran tunai, sebagai wujud apresiasi kami kepada tim. Saya juga sangat senang ketika mendengar beberapa anggota tim berbagi cerita terkait rumah pertama yang mereka miliki dari keuntungan ESOP mereka," ucap Reynold melalui siaran pers, Rabu (16/3).

Dia menuturkan, bahkan sebelum pendanaan putaran Seri C+, selama tahun 2021 Grup Modalku mencatat tingkat pengurangan karyawan terendah serta tingkat kebahagiaan/kepuasan karyawan tertinggi sejak perusahaan didirikan. Terlepas dari dampak Covid-19, perusahaan telah mengambil langkah-langkah nyata yang diterapkan untuk mengapresiasi tim melalui berbagai inisiatif termasuk komunikasi internal, pembelajaran dan pengembangan karyawan, serta ESOP.

"Selanjutnya, target kami adalah meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja bagi karyawan yang juga berperan sebagai orang tua. Beberapa langkah yang telah kami ambil adalah menyediakan tunjangan keluarga yang lebih baik dan membuka kesempatan untuk posisi paruh waktu dengan jam kerja yang lebih fleksibel," beber Reynold.

Baca juga: Modalku Salurkan Pembiayaan kepada 4 Ribu Merchant Shopee

Kebijakan ESOP dari Grup Modalku dirancang untuk menciptakan inklusivitas dan kesetaraan. Di bawah skema pembelian kembali, seluruh karyawan saat ini dan mantan karyawan yang memenuhi syarat, memiliki hak untuk menjual saham mereka tanpa potongan pada harga saham Seri C+ kepada investor yang masuk, dibandingkan dengan potongan 20% di industri pada umumnya.

Selain itu, karyawan juga dapat memilih untuk mempertahankan ESOP mereka atau mengubah ESOP pribadi menjadi saham dan secara efektif menjadi pemegang saham. Adapun jika dilihat dari total karyawan Grup Modalku, terdapat banyak karyawan yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti kebijakan ESOP, termasuk karyawan baru.

Perusahaan menawarkan 50% dari total gaji tahunan dalam pembagian ESOP bagi karyawan baru yang memenuhi syarat, nilai yang juga lebih tinggi dari standar industri. Grup Modalku juga menekankan penerapan kebijakan ESOP perusahaan bagi karyawan yang loyal.

Baca juga: Modalku Virtual Credit Bidik Akuisisi 10 Ribu Borrower

Karyawan yang memenuhi syarat akan mendapatkan ESOP setiap dua tahun masa kerja di perusahaan. Lebih dari 120 karyawan saat ini dan mantan karyawan sejak berdirinya Grup Modalku telah menerima hadiah uang tunai dari pembelian kembali saham ini.

Pengumuman beli kembali ESOP disampaikan Grup Modalku setelah ronde pendanaan Seri C+ yang diterima perusahaan senilai US$ 144 juta atau sekitar Rp 2,06 triliun. Pendanaan yang dipimpin oleh SoftBank Vision Fund 2 dan investor-investor lain seperti VNG Corporation, Rapyd Ventures, EDBI (investor global yang berbasis di Asia), Indies Capital, K3 Ventures, dan Ascend Vietnam Ventures.

Grup Modalku juga menerima fasilitas dana pinjaman sebesar US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,15 triliun dari pendana institusi di Eropa, Amerika Serikat, dan Asia. Sebagian besar dari dana yang telah terkumpul ini akan digunakan untuk meningkatkan layanan usaha bagi UMKM di kawasan Asia Tenggara. Total pendanaan yang didapat adalah sebesar US$ 294 juta atau sekitar Rp 4,21 triliun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com