Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi mengelola personal finance. Foto: Nattanan Kanchanaprat (Pixabay)

Ilustrasi mengelola personal finance. Foto: Nattanan Kanchanaprat (Pixabay)

Tips dan Trik Mandiri secara Finansial, Tidak Sulit Kok!

Kamis, 17 Maret 2022 | 18:32 WIB

JAKARTA, investor.id - Uang adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan. Beberapa orang memiliki tujuan untuk mandiri secara finansial bahkan sejak usia muda. Untuk mewujudkan rencana tersebut pastikan Anda sudah mengelola personal finance dari sekarang. Setelah mandiri secara finansial dapat Anda raih, maka tentunya Anda bisa melakukan banyak hal tanpa rasa khawatir.

Nah, lalu bagaimana caranya untuk bisa mandiri secara finansial? Berikut ini tips dan trik yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan rencana tersebut:

1.   Tetapkan Tujuan dan Buat Definisi Mandiri Secara Finansial

Mandiri secara finansial itu beda-beda buat setiap orang. Ada orang yang memiliki sudut pandang bahwa memiliki gaji tetap, memiliki investasi, dan tabungan yang cukup sudah bisa dianggap sebagai mandiri secara finansial. Ada juga yang mendefinisikan bisa bekerja sesuai passion dan pensiun dini dalam waktu singkat adalah makna dari mandiri secara finansial.

Oleh karena itu, tetapkan tujuan dan definisi mandiri secara finansial versi Anda sendiri. Setelah itu tentukan hal-hal apa saja yang harus Anda capai untuk secara bertahap mencapai tujuan tersebut. Tentunya sesuaikan juga dengan kondisi Anda saat ini. Kemudian Anda bisa melakukan perencanaan personal finance dalam mencapai target yang dituju.

2.   Buatlah Perencanaan Keuangan

Perencanaan keuangan harus dimulai sedini mungkin supaya Anda bisa mandiri secara finansial secepatnya. Langkah pertama dalam membuat perencanaan keuangan adalah mengalokasikan gaji ke pos-pos tertentu. Biasanya pos-pos tersebut adalah 30% digunakan untuk membayar utang, 20% digunakan untuk investasi, dan 50% digunakan untuk pengeluaran rutin.

Adapun pos pengeluaran rutin terbagi atas pembayaran listrik, air, internet, belanja mingguan atau belanja bulanan, hingga membayar BPJS kesehatan. Anda bisa menggunakan amplop untuk mengatur pos pengeluaran rutin Anda.

Biasakan juga untuk mencatat segala pengeluaran, sehingga personal finance Anda tetap terpantau. Catatan ini ke depannya bisa Anda gunakan untuk melihat apakah pengeluaran di pos tertentu bisa lebih efisien atau dipotong sama sekali sehingga dana yang ada bisa dimasukkan ke pos yang lain, contohnya investasi.

3.   Siapkan Dana Darurat

Dana darurat ini cukup penting, terutama di situasi pandemi seperti sekarang ini. Ada banyak orang yang mendadak sakit dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Gelombang pemecatan karyawan juga banyak terjadi selama pandemi. Bagi mereka yang tidak memiliki simpanan tentunya akan sangat susah mendapat dana yang cukup besar untuk membayar biaya rumah sakit atau bahkan sekedar bertahan hidup.

Lalu berapa tepatnya dana darurat yang harus Anda siapkan sebagai dana cadangan ini? Biasanya dana darurat ini ada di kisaran 6-12 kali lipat gaji bulanan Anda. Jika Anda yang sudah memiliki dana darurat bisa dibilang sudah mandiri secara finansial, lho.

4.   Lunasi Hutang

Apabila Anda memiliki utang, maka prioritaskan untuk melunasi utang tersebut terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan landasan mandiri secara finansial adalah bebas dari segala hutang. Untuk melunasi utang maka Anda perlu menyesuaikannya dengan kemampuan. Kalau tidak bisa membayar langsung secara lunas hutang tersebut, maka mencicil memang menjadi salah satu solusi.

Setelah Anda bebas dari hutang, maka itu harus dipertahankan. Yang pasti, hindari berhutang karena itu akan melemahkan kemandirian finansial Anda. Bahaya sekali kan apabila gaji bulanan Anda habis hanya untuk melunasi utang. Anda juga perlu menghindari pembelian barang yang tidak terlalu penting, contohnya membeli kopi susu kekinian di salah satu restoran mahal, supaya rencana keuangan yang sudah disusun bisa berjalan dengan lancar.

5.   Perbanyak Pendapatan Pasif

Anda tentu sudah pernah mendengar tentang pendapatan pasif. Pendapatan pasif adalah penghasilan yang bisa didapatkan seseorang tanpa perlu berperan aktif dalam kegiatan aktif. Anda bahkan bisa mendapatkan pendapatan pasif ini ketika sedang tidur.  

Pendapatan pasif ini bisa Anda dapatkan dari berbagai jenis kegiatan, contohnya investasi. Aneka jenis investasi antara lain emas dan reksadana. Dua jenis investasi ini bisa dibilang sangat cocok bagi pemula karena risikonya yang bisa dibilang cukup rendah. Bagi yang ingin pensiun di usia muda, investasi ini adalah salah satu jalan supaya Anda bisa pensiun dengan aman karena tetap memiliki pendapatan.

Supaya tidak salah jalan saat melakukan investasi, Anda bisa menggunakan aplikasi belajar keuangan Ternak Uang. Melalui aplikasi ini Anda bisa belajar investasi mulai dari nol dengan ditunjang puluhan modul dan dan riset. Uniknya lagi, Anda bahkan bisa belajar melalui kelas live secara interaktif dengan narasumber terpercaya jika menjadi member Ternak Uang. Untuk menjadi member, ada voucher promo khusus yang bisa digunakan untuk pembaca investor.id yaitu: TUINVESTORID. Dengan promo ini Anda bisa mendapatkan diskon 15% saat daftar menjadi member nanti!

Bagaimana, tidak sulit bukan untuk bisa mandiri secara finansial? Hanya dibutuhkan tekat dan konsistensi dalam menjalankan personal finance atau perencanaan keuangan. Yuk, mandiri secara finansial!

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : PR

BAGIKAN