Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Country Manager and President Director Allianz Life Indonesia David Nolan. Foto: (Primus Dorimulu/Investor Daily)

Country Manager and President Director Allianz Life Indonesia David Nolan. Foto: (Primus Dorimulu/Investor Daily)

Allianz Indonesia Targetkan Jumlah Nasabah Capai 13 Juta

Senin, 18 April 2022 | 22:16 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id) ,Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) dan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama) menargetkan jumlah nasabah mencapai 13 juta nasabah dalam beberapa tahun ke depan. Upaya itu dengan melihat penetrasi asuransi di Indonesia yang masih rendah yakni di kisaran 3%.

Country Manager and President Director Allianz Life Indonesia David Nolan menyampaikan, pihaknya telah menghadirkan berbagai fitur dan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan proteksi asuransi. Sebuah tim, jelas dia, sangat penting bagi perusahaan untuk memberikan layanan yang aman guna membantu lebih banyak orang. "Sebuah fakta yang baik, hari ini ada sebanyak 10 juta orang di Indonesia sebagai nasabah Allianz. Ke depan kami ingin 13 juta, bahkan lebih pada tahun-tahun mendatang," kata David, Senin (18/4/2022).

Direktur Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo (kiri), Country Manager and President Director Allianz Life Indonesia David Nolan, dan Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Sunadi (kanan). Foto: (Primus Dorimulu/Investor Daily)
Direktur Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo (kiri), Country Manager and President Director Allianz Life Indonesia David Nolan, dan Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Sunadi (kanan). Foto: (Primus Dorimulu/Investor Daily)

David menegaskan, upaya memperluas jaringan nasabah menjadi penting karena penetrasi asuransi di Indonesia relatif masih rendah yakni di kisaran 3%. Sedangkan ke depan risiko alami terus mengiringi masyarakat. Salah satu faktanya terjadi sebanyak 48 ribu kasus klaim asuransi jiwa dan kesehatan terkait Covid-19, sejak Maret 2020 sampai dengan Maret 2022.

"Banyak orang sangat menderita selama Covid-19 dan Allianz membantu orang-orang tersebut selama masa-masa sulit. Nyatanya, banyak dari mereka menghadapi situasi sulit dan Allianz merawat sebagian dari mereka. Allianz turut mendukung para keluarga yang ditinggalkan ketika pandemi berlangsung berkepanjangan," kata David.

Baca juga: Allianz Utama Kaji Potensi Garap PAYDI

Berkaca pada data dan tingkat penetrasi yang rendah, masih ada sebanyak 97% masyarakat Indonesia yang perlu proteksi asuransi. Proteksi asuransi menjadi penting untuk mendukung keluarga yang ditinggalkan ketika menghadapi situasi sulit atau krisis. Menurut David, salah satu kendalanya penetrasi asuransi rendah adalah banyak dari masyarakat tidak mendapat akses yang dibutuhkan untuk mendapat perlindungan asuransi. Oleh karena itu, Allianz tetap memberlakukan pemasaran secara tatap muka langsung dan pemasaran alternatif secara digital.

"Di Indonesia ada lebih dari 200 juta orang memakai ponsel pintar, yang sebagian besar di antaranya masing-masing memegang dua ponsel. Di masa depan dan saat ini, Allianz telah mulai menawarkan perlindungan kepada masyarakat di Indonesia melalui kanal digital," kata dia.

David menambahkan, setidaknya ada dua fokus Allianz Life pada tahun 2022. Pertama, menggandeng banyak komunitas untuk bisa menjaring lebih banyak nasabah. Kedua, menyesuaikan produk-produk unit link dengan regulasi terbaru, termasuk penyesuaian regulasi di tempat kerja.

Pada kesempatan itu, Presiden Direktur Allianz Utama Sunadi mengatakan, salah satu kekuatan Grup Allianz adalah memiliki dua entitas dengan lisensi masing-masing sebagai perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum. Inilah yang bisa membuat grup bisa memproteksi lebih banyak masyarakat Indonesia. "Misi kita adalah ingin melindungi lebih banyak masyarakat Indonesia melihat penetrasi kita baru sekitar 3%. Itu yang benar-benar akan kita jalankan. Sesuatu yang membanggakan dari Allianz adalah berbagai macam solusi produk untuk masyarakat," kata dia.

Baca juga: Premi Unit Link Allianz Life Capai Rp 18,4 Triliun

Sementara itu, Allianz Life menyorot segmen ritel dan UMKM di Indonesia sebagai bagian mendukung pelaksanaan G20. Kehadiran UMKM sebagai mayoritas pelaku usaha di Indonesia menjadi penting sehingga perlu turut disediakan solusi asuransi, termasuk literasi keuangan yang baik.

Allianz pun tidak hanya memberi perlindungan ketika nasabah dalam situasi sulit tapi turut serta memperhatikan keberlangsungan bumi dengan menggandeng berbagai komunitas. Salah satunya adalah dengan menanam banyak pohon mangrove sebagai dedikasi perusahaan untuk kelestarian alam dan bagian dari program tanggung jawab perusahaan pada 2022.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN