Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BRI Sunarso (tengah), Wakil Direktur BRI Catur Budi Harto (kiri), dan Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno (kanan) dalam konferensi pers pemaparan kinerja keuangan triwulan IV-2020 secara virtual, Jumat (29/1).

Direktur Utama BRI Sunarso (tengah), Wakil Direktur BRI Catur Budi Harto (kiri), dan Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu Retno (kanan) dalam konferensi pers pemaparan kinerja keuangan triwulan IV-2020 secara virtual, Jumat (29/1).

Porsi Dana Murah BRI Konsisten Meningkat

Selasa, 10 Mei 2022 | 11:42 WIB
Nasori (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten mampu meningkatkan porsi dana murah atau current account saving account (CASA) sehingga mendorong efisiensi biaya dana atau cost of fund (CoF) perseroan. CASA BRI yang nilai Rp 397 triliun atau sekitar 56,63% pada kuartal I-2017, per kuartal I-2022 menembus 63,8% atau nilai Rp713,2 triliun.

Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu menjelaskan, dengan porsi CASA yang terus bertumbuh itu, CoF perseroan berhasil ditekan menjadi 1,7% pada kuartal I-2022. “Ini membuktikan konsistensi BRI untuk mendorong kinerja ke depan. Secara berkelanjutan, kami akan terus meningkatkan dana murah sehingga struktur pendanaan dan biaya dana perseroan menjadi lebih murah dan efisien,” jelas dia dalam rilisnya, Senin (9/4/2022).

Advertisement

Peningkatan porsi CASA ini, kata Viviana, merupakan bagian dari transformasi struktur liabilitas perseroan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan, yakni melalui transaction based product and services di segmen wholesale, serta penguatan fitur dan transaksi keuangan melalui Financial Super Apps BRImo.

Selain itu, peningkatan dana murah tak terlepas dari optimalisasi BRI terhadap 130 juta nasabah perseroan. Strategi tersebut dilakukan melalui penyediaan produk CASA BRI yang lengkap serta produk giro. Untuk tabungan , BRI memiliki Tabungan BRI BritAma, Simpedes, dan Tabunganku.

Ke depan, lanjut Viviana, perseroan terus berupaya meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menciptakan kembali proses bisnis melalui AgenBRILink dan BRImo. Perseroan juga menyediakan platform pembayaran yang disesuaikan untuk menangkap potensi pertumbuhan baru melalui BRI Open API.

“Dalam rangka memperkuat sinergi dalam grup perseroan, BRI pun menangkap potensi likuiditas berdasarkan pada pasar komoditas melalui Pasar.id, dan rantai pembayaran komoditas,” kata dia menambahkan.

Viviana optimistis, ke depan BRI tetap mampu meningkatkan porsi CASA, terlebih setelah bergabungnya PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ke dalam BRI Group sejak September 2021 melalui Holding Ultramikro (UMi). Pasalnya, PNM memiliki potensi 11,7 juta nasabah dan Pegadaian 15,8 juta nasabah. “Jumlah nasabah dari kedua entitas tersebut menjadi potensi yang besar untuk menabung atau membuka giro di BRI,” kata Viviana.

 
Laba Konsolidasian

Secara terpisah, periset PT Verdhana Sekuritas Indonesia Nicholas Santoso dan Raymond Kosasih mengatakan, dengan menekan biaya dana tersebut, laba BRI secara konsolidasian diyakini akan terus meningkat ke depan.

Terlebih, lanjut dia, CoF perseroan pada kuartal I-2022 merupakan rekor terendah dan turun 21 basis poin secara tahunan. BRI pun memiliki likuiditas yang memadai untuk menyokong kinerja Pegadaian dan PNM yang kini diproyeksikan pula sebagai sumber pertumbuhan baru melalui Holding UMi.

“Kami pikir, BRI sebagai bank induk memiliki likuiditas yang cukup besar sehingga dapat menekan biaya pendanaan untuk anak perusahaan Pegadaian dan PNM. Dengan demikian, bisa mengarah pada peningkatan konsolidasi profitabilitas untuk grup,” ucap dia dalam publikasi riset yang diterbitkan belum lama ini.
 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN