Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

IICD Ungkapkan Pentingnya Penerapan ESG di Indonesia

Jumat, 20 Mei 2022 | 14:54 WIB
Parina Theodora (redaksi@investor.id)

Jakarta-Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) kembali mengadakan CG Conference & Award yang ke-13. Acara tersebut diselenggarakan dalam dua rangkaian terpisah, secara virtual dan offline. IICD CG Virtual Conference dengan tema “Sustainability Governance for Long – Term Value Creation” diadakan secara online pada 19 Mei 2022 dan The 13th IICD CG Award akan dilaksanakan secara offline di Ballroom Financial Hall, Jakarta pada 27 Mei 2022.

Chairman IICD Sigit Pramono menyampaikan tujuan diadakannya CG Virtual Conference adalah untuk berdiskusi terkait pentingnya sustainability governance atau tata kelola yang berkelanjutan. “Ini diharapkan mampu menjamin keberlanjutan bisnis dengan memastikan kepatuhan terhadap peraturan-peraturan yang berlaku di setiap aspek operasional, menghindari konflik kepentingan dan pelanggaran etika bisnis, kejelasan lingkup pelaporan internal, kejelasan peran, kewenangan dan tanggung jawab dari setiap komponen perusahaan,” jelasnya.

IICD sendiri mendukung penerapan konsep ESG di Indonesia. Menurutnya, penerapan ESG sangat penting bagi aspek keberlanjutan pada segala aktivitas bisnis perusahaan. Ia melanjutkan, isu-isu ESG ini dapat digunakan sebagai kriteria dalam mengevaluasi perusahaan.

“Di mana mereka berinvestasi dan untuk memastikan kinerja keuangan jangka panjang. Terlebih lagi, para investor global saat ini menggunakan kriteria ESG untuk menghindari investasi yang beresiko. Sehingga, integrasi ESG dalam operasional dan praktik bisnis adalah jalan yang harus ditempuh,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama MM Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen menyatakan dukungannya pelaksanaan ESG terhadap ekosistem perekonomian yang baik, terutama pasar modal Indonesia. Hoesen menegaskan emiten perlu mengintegrasikan aspek ESG dalam seluruh aktivitas bisnisnya. Emiten juga, tambahnya, perlu memahami risiko atas dampak permasalahan ESG dan mitigasinya, serta mengumpulkan data yang relevan untuk membangun bisnis yang bertahan di masa depan.

“OJK mendukung penerapan keuangan berkelanjutan sebagai upaya dukungan kebijakan pemerintah sesuai dengan amanah SDGs. ESG menjadi tantangan bagi penciptaan prinsip keuangan berkelanjutan. OJK terus berkomitmen dalam meningkatkan pelaksanaan prinsip keuangan berkelanjutan dengan menerbitkan Roadmap Keuangan Berkelanjutan tahap 1 dan 2,” jelasnya.

Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) Mardiasmo yang juga hadir menyampaikan pentingnya sustainability governance. “Sustainability governance adalah hal yang penting. Kebutuhan akan tata kelola keberlanjutan telah menyebabkan munculnya sistem manajemen keberlanjutan serta munculnya faktor non keuangan yang dipertimbangkan dalam membuat dan mengelola investasi. Faktor-faktor ESG menjadi semakin penting dalam keputusan investasi dan diwajibkan oleh perusahaan untuk diperhitungkan dan dilaporkan,” ujarnya.

Editor : Parina Theodora (theo_olla@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN