Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Committee Chair of MDRT Day Indonesia 2022 Kennedy Sumarlie (kiri), Direktur Eksekutif AAJI TOgar Pasaribu (tengah), Country Chair MDRT Indonesia Dedy Setio (kanan), berbincang sesaat usai Konferensi Pers MDRT Day Indonesia 2022, di Jakarta (28/6)

Committee Chair of MDRT Day Indonesia 2022 Kennedy Sumarlie (kiri), Direktur Eksekutif AAJI TOgar Pasaribu (tengah), Country Chair MDRT Indonesia Dedy Setio (kanan), berbincang sesaat usai Konferensi Pers MDRT Day Indonesia 2022, di Jakarta (28/6)

MDRT Bisa Menjadi Branding dan Role Model Tenaga Pemasar Asuransi

Selasa, 28 Juni 2022 | 17:59 WIB
Windarto (redaksi@investor.id)

Jakarta, Investor.id – Million Dollar Round Table (MDRT), organisasi nirlaba profesi agen dan jasa keuangan level global dapat dijadikan role model tenaga pemasar asuransi (agen) sekaligus merupakan branding bagi setiap agen dalam menawarkan produk kepada masyarakat.

Hingga saat ini agen masih menjadi tulang punggung pertumbuhan bisnis asuransi jiwa. Walau jalur distribusi lain banyak dikembangkan, agen masih memegang peran penting dan dibutuhkan untuk mengedukasi, memberi informasi, dan membantu mengatur perencanaan keuangan masyarakat calon tertanggung.

Advertisement

Profesionalisme agen belakangan menjadi sorotan publik sehubungan dengan sejumlah kasus misselling atau over promise yang terjadi sehingga merugikan para tertanggung. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menyebut praktik tersebut salah, namun hal tersebut hanya dilakukan oleh oknum, bukan berarti semua agen berbuat seperti itu. Togar menyebut, banyak agen yang bagus, profesional, dan menjalankan kode etiknya. “Maka saya berharap MDRT Indonesia bisa menjadi role model bagi para agen di seluruh Indonesia. Di mana dalam praktik penjualannya mereka tidak melakukan pelanggaran kode etik, tidak misseling, tidak over promise, dsb. Mudah-mudahan MDRT Indonesia bukan hanya jadi role model dalam edukasi dan produksi, juga dalam hal kode etik. Mudah-mudahan ini bisa ditularkan ke seluruh agen MDRT di seluruh Indonesia bahkan yang non MDRT,"papar Togar saat memberi sambutan dalam konferensi pers MDRT Day Indonesia 2022 di Jakarta (28/6).

Country Chair MDRT Indonesia Dedy Setio mengatakan, salah satu manfaat menjadi MDRT adalah meningkatkan kualitas dan pendapatan dari perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia. Berdasarkan catatan, jumlah anggota MDRT di Indonesia tidak sampai 0,5% dari jumlah agen yang ada, bahkan di dunia pun jumlah agen asuransi yang menjadi anggota MDRT hanya 2-3% saja. Karena itulah menjadi anggota MDRT menjadi sangat istimewa. “Ini tentu menjadi branding bagi para anggota MDRT dalam memperoleh nasabah,” tutur Dedy.

Selain diakui secara internasional, anggota MDRT masuk dalam jaringan global. Anggota MDRT dari berbagai negara berkumpul untuk belajar bersama dengan berbagi pengalamannya masing-masing, berbagi ide, dan selalu ada di depan kompetisi. Beberapa manfaat lainnya, seperti memperoleh majalah untuk mengetahui informasi dan tren yang terjadi di industri jasa keuangan, memperoleh akses ke website MDRT untuk mempelajari berbagai materi dan ilmu dari orang-orang sukses di dunia, serta mendapatkan first idea dari tokoh profesional dan jasa keuangan terbaik di dunia di pertemuan tahunan MDRT, pertemuan global MDRT, dan pertemuan tahunan Top of The Table. “Riset MDRT menemukan ketika para anggota MDRT terlibat bersama di berbagai pertemuan maka produksi mereka pun akan terus meningkat,” ungkap Dedy.

Saat ini jumlah agen yang menjadi anggota MDRT sebanyak 2.643 orang. Jumlah ini turun dari 3.641 anggota yang dicatat pada 2021. Dedy menyebut beberapa alasan terjadinya penurunan tersebut, antara lain patokan atau persyaratan jumlah premi minimum premi dikembalikan pada kondisi normal, sedangkan sebelumnya ada penyesuaian karena pandemi. Faktor lain, karena pada tahun 2021, ada yang mendaftar untuk tahun 2019 dan 2020 sehingga lonjakannya cukup tinggi di tahun 2021.

Dedy menambahkan, untuk tahun 2023 pihaknya optimis jumlah anggota MDRT Indonesia dapat mencapai 3.000 member. Dia berharap, dengan meningkatnya jumlah agen MDRT di Indonesia maka akan semakin banyak agen-agen asuransi bertaraf internasional, sehingga akan meningkatkan kualitas agen asuransi di Indonesia. Dengan meningkatnya kualitas agen asuransi maka nasabahpun akan mendapatkan pelayanan yang sangat profesional sesuai code of ethics MDRT.

Adapun untuk menjadi anggota MDRT, seorang agen asuransi perlu mengantongi target premi tahun pertama sebesar Rp. 523.933.800. Sementara itu, untuk masuk ke dalam kualifikasi yang lebih tinggi yakni Court of The Table (COT) dan Top of The Table (TOT), seorang agen harus mengumpulkan premi masing-masing sebesar Rp. 1.571.801.400 (3 x MDRT) dan Rp. 3.143.602.800 (6x MDRT) per tahun.

Editor : Maswin (maswin@investor.co.id )

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN