Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Modalku dapat semakin gencar mendukung inklusi keuangan di Indonesia

Modalku dapat semakin gencar mendukung inklusi keuangan di Indonesia

Ekspansi ke Makassar, Modalku Bidik Penyaluran Pinjaman Rp 20 Miliar

Kamis, 7 Juli 2022 | 18:18 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -  Penyelenggara fintech p2p lending Modalku secara resmi mengumumkan langkah ekspansi ke Makassar, Sulawesi Selatan, guna membuka akses pinjaman lebih luas. Di wilayah tersebut, perseroan mencoba merambah target penyaluran pinjaman modal kerja mencapai Rp 20 miliar.

Co-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan, mengatakan, beroperasi di Indonesia sejak tahun 2016, Modalku telah memiliki jangkauan operasional di daerah Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan Surabaya. Di tahun 2022, Modalku semakin fokus untuk memperluas jangkauan layanan ke UMKM di luar pulau Jawa.

"Kolaborasi dengan berbagai platform digital untuk menjangkau UMKM di luar wilayah operasional Modalku terus kami lakukan. Namun, kami percaya dengan adanya kantor representatif di Makassar, Modalku bisa memperkuat kehadiranya melalui berbagai produk pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter UMKM di sini. Kami berharap dapat membantu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan dan Makassar khususnya," ungkap Iwan dalam keterangannya, Kamis (7/7).

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan, sejak tahun 2019 hingga Desember 2021, jumlah UMKM di daerah tersebut mencapai lebih dari 1,5 juta pelaku UMKM. Jumlah ini terus mengalami peningkatan secara signifikan semenjak terjadinya pandemi Covid-19 dengan berbagai segmen yang ditawarkan.

Meski demikian, UMKM di Sulawesi Selatan tetap memiliki sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti penurunan omzet di masa pandemi dan keterbatasan serta akses terhadap modal. Maka dari itu, Modalku hadir sebagai solusi untuk mendukung pertumbuhan UMKM sehingga dapat memiliki daya saing untuk menyerap pasar.

Head of Growth Modalku Arthur Adisusanto menerangkan, Makassar memiliki potensi UMKM yang besar, baik dari sisi jumlah maupun sektor industrinya, seperti pariwisata, pertanian, pertambangan, peternakan, dan industri lainnya. Melalui ekspansi ini, kedepannya perseroan akan menerapkan strategi pengembangan jaringan dari pengguna yang sudah ada sekaligus melakukan rekrutmen talenta lokal yang dapat menjangkau para pelaku UMKM di Makassar.

"Kami juga sangat terbuka untuk melakukan kerja sama dengan berbagai partner yang memiliki customer base di Makassar agar dapat mencapai target penyaluran pinjaman sebesar Rp 20 miliar selama tahun 2022," beber Arthur.

Group Head of Brand & Marketing Communications Modalku Ariani Hadioetomo mengungkapkan, ekspansi ini tentunya harus diimbangi dengan edukasi dalam menggunakan platform fintech. Dengan menerapkan prinsip Responsible Lending, pihaknya mengajak para UMKM untuk bisa mengetahui kondisi keuangan bisnisnya sebelum mengajukan pinjaman.

"Melalui prinsip yang sama, Modalku juga melakukan penilaian terhadap UMKM peminjam dan kemampuan mereka untuk melunasi pinjaman. Di sisi lain, kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih memahami dan cermat dalam memilih platform pendanaan yang telah berizin dan diawasi OJK," kata dia.

Modalku menyediakan layanan pendanaan digital, peminjam seperti UMKM yang berpotensi bisa mendapatkan pinjaman modal usaha hingga Rp 2 miliar. Pinjaman tersebut didanai oleh pendana individu atau institusi yang mencari pendanaan melalui pasar digital.

Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam dengan nama Funding Societies. Sampai saat ini, Grup Modalku telah berhasil mencapai penyaluran pinjaman usaha sebesar Rp 36,61 triliun kepada lebih dari 5 juta transaksi pinjaman UMKM.

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN