Menu
Sign in
@ Contact
Search
Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (ALUDI). ( Foto: Istimewa )

Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (ALUDI). ( Foto: Istimewa )

Akhir 2022, Industri SCF Diprediksi Tumbuh Rp 750 M

Sabtu, 9 Juli 2022 | 14:47 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (ALUDI) menyampaikan laporan triwulan kedua 2022 tentang pertumbuhan industri securities crowdfunding (SCF). Meskipun semua instrumen investasi sedang agak turun, laporan industri SCF memperlihatkan peningkatan

Laporan ALUDI menunjukkan total kumulatif investasi yang ditawarkan SCF mengalami pertumbuhan hingga 45,01% dengan total Rp 609,3 miliar (Rp 609.302.057.246). Sedangkan total kumulatif yang dihimpun SCF meningkat sampai 32,71% dengan total Rp 548,35 miliar sehingga diperkirakan Industri SCF per-akhir 2022 tumbuh hingga Rp 750 miliar untuk kapital market.

Baca Juga: Mulai 1 Mei, Layanan Pinjol hingga Crowdfunding Dikenai PPh dan PPN

Securities crowdfunding lahir ditengah-tengah krisis pada 2020 yang menimpa semua aspek di bumi pertiwi, yakni pandemi Covid-19. Awal tahun setelah pandemi berakhir, badai krisis masih dalam pemulihan, namun Insya Allah tidak berdampak pada industri kecil,” ujar Ketua Umum ALUDI Reza Avensa dalam keterangan tertulis, Jumat (8/7).

Dia menambahkan, bahwa pertumbuhan industri SCF berjalan beriringan dengan peningkatan investornya. Laporan ALUDI mencatat peningkatan jumlah investor pada industri SCF tahun ini hingga 25,39% atau dari 93.777 investor pada 2021 menjadi 117.585. Selain itu saham yang berhasil ditransaksikan mencapai 20.557.672 lembar, dengan total nilai transaksi sebesar Rp 3.564.731.896.

Baca Juga: Akses Pembiayaan UMKM Melalui Platform Securities Crowdfunding Terus Meningkat

“Kenaikan industri SCF ini tampak menggiurkan bagi masyarakat, terutama pengelola bisnis UMKM. Pertumbuhan anggota UMKM pada industri SCF di 2022 meningkat hingga 34,36% dibandingkan 2018-2021. Rincinya terdapat 23 jenis UMKM yang tersebar di 24 provinsi Indonesia,” kata Reza.

Masyarakat umum juga disebut ikut merasakan dampak positif dari industri ini. Tersedianya usaha telah membuka 786 lapangan pekerjaan, dan dapat membantu mengurangi jumlah pengangguran serta positifnya adalah meningkatkan pendapatan perkapita.

Baca Juga: Pefindo Biro Kredit Gandeng ALUDI Optimalkan Pemanfaatkan Data Kredit

Laporan yang disampaikan ALUDI tersebut berdasarkan akumulasi data yang diperoleh dari seluruh anggotanya, yang terdiri atas community partner, penerbit, investor ECF/SCF, OJK, pihak ketiga, dan 41 platform SCF lainnya. Hal ini menjadi salah satu alasan ALUDI dipercaya sebagai komunitas yang memahami betul industri SCF.

Ada pun fokus utama ALUDI terletak pada ekosistem, yang diwujudkan melalui kerjasamanya dengan beberapa universitas, komunitas lainnya, dan pemerintah. Sosialisasi juga gencar dilakukan komunitas ini dengan menyebarkan buku-buku panduan industri SCF, melakukan webinar dan workshop.

Di samping itu, ALUDI berencana mensosialisasikan kembali industri SCF pada workshop legal dan valuasi SCF pada Juli sebagai akan bentuk kepeduliannya terhadap literasi masyarakat akan industri baru ini.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com