Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Unit Link Awards Majalah Investor 2020 di Jakarta, Selasa (25/2/2020). Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM

Unit Link Awards Majalah Investor 2020 di Jakarta, Selasa (25/2/2020). Foto: Majalah Investor/UTHAN A RACHIM

30 Unit Link Terbaik Raih Penghargaan

Prisma Ardianto, Rabu, 26 Februari 2020 | 06:55 WIB

JAKARTA, investor.id - Sebanyak 30 unit link berkinerja terbaik yang dikelola 13 perusahaan asuransi jiwa diganjar 43 penghargaan oleh Majalah Investor. Ke-43 penghargaan itu terdiri atas delapan penghargaan untuk unit link saham, 11 untuk unit link campuran, 12 untuk unit link pendapatan tetap, dan 12 untuk unit link pasar uang. Sembilan penghargaan di antaranya merupakan unit link berdenominasi dolar AS.

“Tahun ini merupakan tahun ke-3 Majalah Investor bekerja sama dengan PT Infovesta Utama memberikan penghargaan kepada produk unit link (unit linked) yang menorehkan kinerja terbaik,” kata Direktur Pemberitaan Grup Beritasatu Media Holding, Primus Dorimulu pada acara Penganugerahan Unit Link Terbaik 2020 yang digelar di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (25/2).

Welcome speech dan Pemaparan Kinerja Unit Link 2020 oleh Direktur Beritasatu Media Holdings Primus Dorimulu. Foto: Investor Daily/David Gita Roza
Welcome speech dan Pemaparan Kinerja Unit Link 2020 oleh Direktur Beritasatu Media Holdings Primus Dorimulu. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Menurut Primus, kendati peluang investasi portofolio saat ini penuh tantangan seiring fluktuasi pasar keuangan, beberapa unit link mampu memberi hasil pengembalian investasi (return) sangat baik dengan karakteristik risiko pengelolaan yang cukup stabil.

“Apresiasi layak diberikan pada perusahaan asuransi jiwa yang telah membuktikan komitmen memberikan nilai tambah kepada para pemegang polis,” ujar dia.

Dia menjelaskan, penilaian unit link terbaik didasarkan pada kinerja investasi, seperti tercermin pada imbal hasil yang ditorehkan. Penilaian tidak saja didasarkan pada besaran return yang diberikan, tetapi juga memperhitungkan optimalisasi return.

“Optimalisasi return dihitung menggunakan modified sharpe ratio, yang memperhitungkan faktor risiko. Dua indikator mendapat pembobotan masing-masing 40% untuk total return dan 60% untuk modified sharpe ratio,” tutur dia.

Berdasarkan hasil pemeringkatan, kata Primus, sejumlah produk unit link menyabet lebih dari satu penghargaan, misalnya B-Life Link Dana Kombinasi dari BNI Life Insurance yang meraih tiga penghargaan untuk unit link campuran terbaik periode 5, 7, dan 10 tahun.

Demikian pula CARLink Pro Safe dari Asuransi Jiwa Central Asia Raya untuk katergori unit link pasar uang dan Safe Link Plus dari Equity Life Indonesia untuk kategori unit link pendapatan tetap.

“Adapun unik link yang diganjar dua penghargaan, di antaranya Carlisya Pro Mixed, unit link campuran yang dikelola Asuransi Jiwa Central Asia Raya dan AVRIST Link Acces IDR Fund, unit link pasar uang yang dikelola Avrist Assurance,” ucap dia.

Dia menambahkan, dari sisi perusahaan penerbit, penghargaan Unit Link Terbaik 2020 didominasi PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya dengan 11 penghargaan, baik unit link berdenominasi rupiah maupun berdenominasi dolar AS.

PT Prudential Life Assurance, BNI Life, dan Panin Dai-ichi Life masing-masing menggondol lima penghargaan, sedangkan Allianz Life Indonesia meraih empat penghargaan.

Produk yang Diperingkat

Suasana acara Investor-Infovesta Unit Link Awards 2020 di Jakarta, Selasa (25/2/2020). Foto: Investor Daily/Uthan A Rachim
Suasana acara Investor-Infovesta Unit Link Awards 2020 di Jakarta, Selasa (25/2/2020). Foto: Investor Daily/Uthan A Rachim

Primus Dorimulu mengungkapkan, produk unit link yang diikutkan dalam proses penilaian harus memenuhi persyaratan, antara lain minimal berusia lima tahun per 30 Desember 2019 dan kinerjanya tidak berada di luar kewajaran. Kategori produk yang dinilai meliputi unit link saham, campuran, pendapatan tetap, dan pasar uang.

“Ada pemisahan antara produk berdenominasi rupiah dan dolar AS. Dari total 578 produk unit link yang tersedia hingga akhir Desember 2019, hanya 348 produk yang diikutsertakan dalam pemeringkatan dengan beberapa pertimbangan eliminasi, seperti kinerja minimal lima tahun, kinerja historis di luar kewajaran (outlier), dan produk-produk perusahaan asuransi sedang berada dalam kondisi tertentu,” papar dia.

Seluruh unit link tersebut, menurut dia, kemudian dikelompokkan dalam unit link saham, campuran, pendapatan tetap denominasi rupiah, pendapatan tetap denominasi dolar AS, dan unit link pasar uang. Periode penilaian mencakup tiga kategori, yaitu lima tahun, tujuh tahun, dan 10 tahun. Periode penilaian disesuaikan dengan sifat produk unit link berorientasi jangka panjang. (az)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN