Rabu, 29 Maret 2023

Road Show ke Bandung, BTN Bidik Dana Murah Rp 7 Triliun

Mashud Toarik
28 Jan 2023 | 15:49 WIB
BAGIKAN
Direktur Distribution & Funding Bank BTN Jasmin bersama mantan atlet bulu tangkis nasional Alan Budikusuma pada acara Road Show Tabungan BTN Bisnis di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/1/2023).
Direktur Distribution & Funding Bank BTN Jasmin bersama mantan atlet bulu tangkis nasional Alan Budikusuma pada acara Road Show Tabungan BTN Bisnis di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/1/2023).

BANDUNG, investor.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan mampu meraih dana murah dari produk Tabungan BTN Bisnis sekitar Rp7 triliun hingga akhir tahun 2023. Untuk mencapai target tersebut, Bank BTN menggelar “Road Show Tabungan BTN Bisnis” di Bandung, Jawa Barat.

Direktur Distribution & Funding Bank BTN Jasmin mengatakan, Road Show Tabungan BTN Bisnis di Bandung ini merupakan kelanjutan road show perseroan yang dilakukan tahun lalu dalam mengenalkan produk yang dibintangi oleh Atlet Bulutangkis Nasional Peraih Medali Emas Olimpiade Barcelona 1992 yang juga pengusaha yakni Alan Budikusuma dan Susi Susanti.

Tahun lalu Bank BTN telah menggelar road show Tabungan BTN Bisnis di Surabaya, Tanah Abang-Jakarta, Singkawang-Pontianak, Semarang dan Medan.

Disampaikan, Bandung dipilih sebagai lokasi Road Show Tabungan BTN Bisnis di Jawa Barat, dikarenakan, kota ini memiliki pusat perdagangan yang banyak dan pertumbuhannya juga pesat. Diharapkan Tabungan BTN Bisnis akan direspon positif oleh para pelaku usaha di Kota Bandung.

Advertisement

“Respon Tabungan BTN Bisnis ini sangat positif dari masyarakat terutama para pebisnis. Sehingga tahun ini kami menargetkan bisa meraih dana dari Tabungan BTN Bisnis sekitar Rp7 triliun,” ujar Jasmin pada acara Road Show Tabungan BTN Bisnis di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/1/2023).

Menurut Jasmin, target tahun ini mengalami pertumbuhan sekitar 40% dibandingkan tahun 2022, disebabkan optimisme perseroan terhadap respon pebisnis khususnya UMKM pada Tabungan BTN Bisnis. Untuk mencapai target tersebut, strategi yang dijalankan perseroan antara lain  fokus pada ekosistem bisnis agar semua jaringan bisnis dari hulu  ke hilir dapat dikelola dan berputar di Bank BTN. 

“Kami membidik para pebisnis yang masuk dalam ekosistem properti, perdagangan, kawasan industri, healthcare, dan pendidikan. Tantangan kami kedepan yakni menjadikan Tabungan BTN Bisnis sebagai tabungan transaksional, untuk itu kami akan fokus kepada ekosistem bisnis baik supplier maupun buyernya,” papar Jasmin.

Jasmin mengungkapkan, Tabungan BTN Bisnis menjadi salah satu solusi bagi para pelaku usaha yang akan mempermudah transaksi bisnisnya karena memiliki beragam fitur pendukung diantaranya limitasi transaksi yang tinggi untuk transfer.

Selain itu, Tabungan BTN Bisnis juga menawarkan fitur yang dapat memudahkan pemantauan dan pencatatan pembukuan transaksi.  "Tabungan BTN Bisnis ini memberikan kemudahan transaksi kepada segmen pebisnis seperti SME, perdagangan, properti dan lain-lain, baik secara individu maupun secara institusi," urainya. 

Jasmin menambahkan Tabungan BTN Bisnis dapat menunjang aliran transaksi di antara para pedagang dari supplier, pengolah bahan baku maupun penjual di rantai bisnis industri. Apalagi pertumbuhan bisnis produk lokal makin diminati dengan kualitas dan produk yang inovatif.

"Pertumbuhan bisnis yang pesat di Bandung perlu didukung layanan perbankan yang mumpuni dan mendukung transaksi dan Bank BTN siap melayani untuk produk Tabungan BTN Bisnis di semua cabang seluruh Indonesia," terangnya.

Terkait Tabungan BTN Bisnis, lanjut Jasmin terdapat sejumlah keuntungan atau benefit yang diberikan kepada para pengusaha di antaranya besaran limit transaksi yaitu nilai transfer antar rekening BTN maupun Bank lain lebih besar daripada tabungan biasa.

Selain itu, Tabungan BTN Bisnis masih menerapkan bebas biaya transfer dan administrasi. "Tabungan BTN Bisnis juga memberikan rincian informasi terkait transaksi bisnis yang detail misalnya mencantumkan identitas pengirim dana dan informasi metode transaksi yang masuk, apakah dengan QRIS atau EDC dan sebagainya," pungkasnya.

Editor: Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 1 jam yang lalu

Ini Keuntungan Memakai Mobil Hybrid saat Mudik Lebaran 

Menjelang Lebaran 2023, berikut keuntungan menggunakan mobil hybrid selama mudik.
Business 1 jam yang lalu

Kadin, ALFI, dan LIP Kolaborasi Program Vokasi & Kompetensi SDM Logistik

Kadin Indonesia merangkul ALFI dan LSP LIP untuk melaksanakan program pendidikan dan pelatihan.
Market 2 jam yang lalu

Blibli (BELI) Rugi Rp 5,5 Triliun

PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli membukukan rugi tahun berjalan Rp 5,53 triliun pada 2022.
National 3 jam yang lalu

Mahfud Minta ke DPR: Tolong Dukung RUU Perampasan Aset

Menko Polhukam Mahfud MD meminta DPR agar mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
National 3 jam yang lalu

Mahfud MD: DPR Aneh, Kadang Marah-marah, Ternyata Makelar Kasus

Menko Polhukam sekaligus Ketua Komite TPPU Mahfud MD menyindir anggota DPR yang sering berlaku aneh.
Copyright © 2023 Investor.id