Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan Puncak Kejar Prestasi Anak Indonesia (Kreasi) dengan tema Wujudkan Impian Anak Indonesia  di Surabaya, Selasa (24/8/2021). (IST)

Kegiatan Puncak Kejar Prestasi Anak Indonesia (Kreasi) dengan tema Wujudkan Impian Anak Indonesia di Surabaya, Selasa (24/8/2021). (IST)

66% Pelajar di Jatim Telah Miliki Rekening Tabungan

Rabu, 25 Agustus 2021 | 09:25 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

Surabaya, investor.id-Sebanyak 66,40% pelajar di Provinsi Jawa Timur (Jatim) telah memiliki rekening tabungan di 50 bank penyelenggara Simpanan Pelajar (Simpel) di provinsi tersebut. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jatim akan terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi para pelajar agar  termotivasi untuk terus menabung.

Kepala OJK Regional 4 Jatim Bambang Mukti Riyadi mengatakan, saat ini, di Jatim terdapat 66,40% pelajar yang memiliki rekening tabungan yang tersimpan di 50 bank penyelenggara SimPel di Jatim. “Diharapkan program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) dapat memotivasi pelajar untuk memiliki budaya menabung di lembaga jasa keuangan sekaligus membuka akses bagi pelajar untuk dapat memanfaatkan produk keuangan formal lainnya,” kata Bambang dalam keterangannya terkait kegiatan puncak Kejar Prestasi Anak Indonesia (Kreasi) dengan tema Wujudkan Impian Anak Indonesia di Surabaya, Rabu (25/8).

Kegiatan dalam rangka peringatan Hari Indonesia Menabung yang diadakan oleh OJK Regional 4 dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Jawa Timur (TPAKD-Jatim) itu dihadiri juga oleh Gubernur Jatim, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, dan Kepala KPW BI Jatim serta 1.000 pelajar dan 38 bupati/walikota se-Jatim secara virtual. Pada 2019, indeks literasi keuangan Jatim meningkat dari 35,60% menjadi 48,95% dan nasional 38,03%. Sementara itu, indeks inklusi keuangan meningkat dari 73,20% menjadi 87,96% dan nasional 76,19%. “Kami optimistis target literasi dan inklusi keuangan Indonesia yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 50% dan 90% pada tahun 2024 dapat tercapai,” ungkap Bambang.

Sementara Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan puncak Kreasi merupakan salah satu pintu masuk peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Namun yang tidak kalah penting adalah meningkatkan prestasi pelajar di Indonesia termasuk di Jatim. Pemprov Jatim sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh pelajar SMA/SMK di Jatim. “Pada April dan Mei tahun ini, prestasi anak-anak SMA dan SMK dari Jatim, baik yang masuk ke PTN tanpa tes maupun dengan tes, baik yang melalui jalur reguler maupun nonreguler, keempat jalur ini capaian Jawa Timur tertinggi di antara seluruh provinsi se-Indonesia,” ujarnya.

Khofifah mengingatkan para pelajar dan bupati/walikota yang hadir bahwa pada 2030 nanti 80% ekonomi global akan banyak bertumpu pada sektor UMKM, sekitar 99% UMKM will be online sedangkan 85% UMKM di Indonesia will be e-commerce. “Digitalisasi sektor keuangan merupakan infrastruktur pendukung bagi koneksitas UMKM secara online dalam tataran global. Karena itu, generasi sekarang perlu memahami dan menyiapkan diri. Upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelajar adalah bagian dari upaya menyiapkan ekosistem dalam menghadapi tantangan ekonomi digital ke depan,” tutur Khofifah.

 

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN