Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BRI Sunarso (tengah atas), Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Mirza Adityaswara (bawah), dan Head of Research PT Samuel Sekuritas Suria Dharma (kanan atas) serta Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu saat program Zooming With Primus bertema Potensi Holding BUMN Ultra Mikro, Kamis (29/7/2021). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Direktur Utama BRI Sunarso (tengah atas), Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Mirza Adityaswara (bawah), dan Head of Research PT Samuel Sekuritas Suria Dharma (kanan atas) serta Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu saat program Zooming With Primus bertema Potensi Holding BUMN Ultra Mikro, Kamis (29/7/2021). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

AGRO Go Digital, Bos BRI: Enggak Mau Ketinggalan Arisan Masa Depan

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:07 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Sunarso menilai, perseroan akan mengembangkan digitalisasi, bukan hanya dalam proses bisnis, namun juga membuat bisnis model baru melalui bank digital (PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk/BRI Agro).

Dia menyebutkan bahwa terdapat dua tantangan yang dihadapi perseroan saat ini. Pertama, biaya operasional yang cukup tinggi. Kedua, risiko operasional yang juga meningkat. Menurut Sunarso, obatnya adalah melalui digitalisasi.

"Kita digitalisasi proses bisnis dan bisnis lama tidak ditinggalkan, kita perbarui. Tapi, BRI enggak mau ketinggalan arisan masa depan lewat bank digital ini. Kita mau ikut arisan masa depan lewat BRI Agro (AGRO)," terang Sunarso dalam acara Zooming with Primus bertema Potensi Holding BUMN Ultramikro, Kamis (29/7/2021).

 Direktur Utama BRI Sunarso dalam acara Zooming with Primus bertajuk Potensi Holding BUMN Ultra Mikro, Kamis (29/7/2021). (Investor Daily/Nida Sahara)
Direktur Utama BRI Sunarso dalam acara Zooming with Primus bertajuk Potensi Holding BUMN Ultra Mikro, Kamis (29/7/2021). (Investor Daily/Nida Sahara)

Dengan mengemban tugas dari Kementerian BUMN untuk menjadi induk holding ultramikro, maka kedua tantangan dari biaya operasional dan risiko operasional tersebut harus dihadapi dengan digital.

Proses bisnis perlu didigitalkan supaya menurunkan biaya operasional. Selain itu, membuat bisnis model baru, di mana saat ini ramai bermunculan bank digital baru.

"Kita business process kita digitalkan, kemudian orang ramai-ramai bikin bank digital, itu create new business model. Create value untuk buat value perusahaan naik, BRI ditugaskan jadi holding, maka dua arah digital itu kita kerjakan bersama," jelas Sunarso.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN