Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengguna Kartu BNI TapCash. Foto: IST

Pengguna Kartu BNI TapCash. Foto: IST

Agustus, Volume Transaksi BNI TapCash Capai Rp 750 Miliar

Kamis, 24 September 2020 | 19:50 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatatkan peningkatan volume transaksi TapCash mencapai Rp 750 miliar atau meningkat 3% secara year on year (yoy) sampai Agustus 2020. Perseroan menjalin kerjasama dengan aplikasi Jenius guna memperluas akses layanan tersebut.

Berdasarkan data BNI, sampai Agustus 2020 jumlah pengguna TapCash pun meningkat sebesar 23% (yoy) dibandingkan Agustus tahun lalu. Peningkatan tersebut mencatatkan hingga 8 juta pengguna yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemimpin Divisi E-Banking BNI Sri Indira menyampaikan, pihaknya terus berupaya memenuhi kebutuhan pengguna dengan memperluas akses layanan isi ulang BNI TapCash. Kini layanan tersebut telah hadir di aplikasi Jenius besutan BTPN.

"Kita kolaborasi untuk para penjual-penjual (merchant) bisa gabung, baik pada program TapCash atau Jenius, sehingga kita mendorong untuk transaksi nasabah itu menggunakan non tunai. Jadi kita memberi kemudahan bertransaksi tanpa ribet," ucap Indira pada saat konferensi pers secara virtual, Kamis (24/9).

Dia mengatakan, kolaborasi antar bank yang memiliki keunggulan digital services bukan sebuah kemustahilan. Kolaborasi tersebut akan terus berkembang seiring perkembangan teknologi dan tuntutan konsumen ke depan.

Adapun melalui aplikasi Jenius, masyarakat dapat melakukan isi ulang saldo TapCash dimulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 1,5 juta. Sesuai ketentuan regulator, batas maksimum saldo uang elektronik berbasis kartu, salah satunya TapCash adalah sebesar Rp 2 juta.

Kartu TapCash sendiri dapat digunakan untuk pembayaran transportasi umum seperti Commuterline, TransJakarta, MRT, LRT, Railink, dan Kapal Penyeberangan, pembayaran tol dan parkir. Selain itu, penggunaan juga dapat dilakukan untuk transaksi di berbagai toko retail BNI seperti restoran, bioskop, dan minimarket. Sebelumnya, Kartu TapCash dapat diisi ulang melalui channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, ATM BNI, Agen46, hingga e-commerce dan toko retail seperti mini market.

Digital Banking Head, Bank BTPN Irwan Tisnabudi menyatakan, peluncuran BNI TapCash di aplikasi Jenius untuk membantu pembayaran non tunai. Kehadiran itu turut melengkapi berbagai pelayanan yang telah tersedia di aplikasi Jenius sehingga bisa terus relevan dengan kebutuhan para penggunanya.

"Jenius percaya dalam menghadirkan layanan finansial yang lengkap dan relevan dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada kesempatan ini Jenius berkolaborasi dengan BNI TapCash untuk membantu pengguna lebih mudah bertransaksi secara non tunai dengan uang elektronik," kata dia.

Irwan memaparkan, Jenius sebagai salah satu layanan BTPN menyadari adanya perubahan perilaku masyarakat di kala pandemi Covid-19. Dari pemantauan penggunaan aplikasi Jenius, diketahui isi ulang e-wallet (dompet digital) memang mengalami penurunan peringkat dibandingkan fitur lain. Tetapi layanan tersebut masih banyak diminati para pengguna.

"Meskipun turun ke peringkat keempat dari sebelumnya peringkat ketiga, topup ewallet ini masih menjadi fitur yang diminati di Jenius misalnya untuk pesan makanan secara daring. Ini yang menjadi alasan kita bekerjasama dengan BNI TapCash untuk mendukung top up e-wallet," ujar dia.

Irwan menambahkan, salah satu kelebihan dari kartu uang elektronik yaitu masyarakat tidak perlu membuka rekening tabungan atau mendaftar menjadi nasabah suatu bank untuk mendapatkannya. Masyarakat cukup membeli kartunya dan melakukan isi ulang di kanal yang telah disediakan.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN