Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas sedang melayani tamu di kantor pusat Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Petugas sedang melayani tamu di kantor pusat Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Aktivitas Mudik Dongkrak Permintaan Empat Produk Asuransi Umum

Selasa, 19 April 2022 | 21:34 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Proteksi asuransi menjadi bagian penting bagi masyarakat yang berencana mudik Lebaran pada tahun ini agar perjalanan bisa lebih aman dan nyaman. Antusiasme masyarakat untuk mudik tersebut akan meningkatkan permintaan terhadap empat jenis produk asuransi umum.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bern Dwyanto menerangkan, empat jenis produk asuransi umum tersebut adalah asuransi kendaraan bermotor, asuransi perjalanan (travel insurance), asuransi kecelakaan diri (personal accident/PA), dan asuransi kesehatan. Sejumlah produk itu dipercaya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa mudik Lebaran.

"Kebijakan pelonggaran oleh pemerintah mengenai mudik Lebaran berpengaruh terhadap mobilitas penduduk yang akan mempengaruhi permintaan asuransi perjalanan maupun kecelakaan diri. Di samping itu, peningkatan pembelian kendaraan bermotor pada kuartal I-2022 atau menjelang Lebaran ini, akan berdampak pada peningkatan peningkatan premi asuransi kendaraan," jelas Bern kepada Investor Daily, Senin (18/4).

Alasan lain, kata dia, pandemi yang berlangsung selama ini telah mengajarkan masyarakat untuk selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan. Mereka kian menyadari akan kebutuhan akses kepada layanan medis. Hal ini dapat memicu peningkatan premi asuransi kesehatan sebagai proteksi diri sendiri.

"Perekonomian yang mulai bangkit dan membaik ini diproyeksikan akan memberikan sinyalemen yang positif terhadap peningkatan premi asuransi dari keempat produk tersebut, meningkat lebih baik dari tahun sebelumnya," imbuh Bern.

Dia juga memberikan sejumlah tips bagi masyarakat untuk memilih asuransi dalam rangka mudik. Faktor paling penting adalah menyesuaikan kebutuhan proteksi dengan ragam produk asuransi. Ketika menemukan produk yang cocok, pastikan paham isi produk dengan minta penjelasan lebih kepada tenaga pemasar (agen), termasuk memastikan bahwa produk berasal dari penyedia jasa asuransi terpercaya.

Adapun data AAUI memaparkan bahwa premi asuransi kecelakaan diri dan kesehatan mencapai Rp 7,3 triliun, dengan klaim sebesar Rp 4,75 triliun pada 2021. Loss ratio (L/R) pada lini ini sebesar 65% dengan dominasi dari lini asuransi kesehatan. Pada saat yang sama, premi dari lini asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp 15,65 triliun atau tumbuh 6,5% secara tahunan (year on year/yoy), dengan klaim susut 15% (yoy) menjadi Rp 5,89 triliun. Peningkatan pada lini ini pada tahun lalu dipengaruhi kembali menggeliatnya penjualan mobil baru.

Sedangkan lini asuransi aneka yang salah satu di dalamnya merupakan asuransi perjalanan mencatatkan premi Rp 2,97 triliun, tumbuh 33,4% (yoy) pada 2021. Lini asuransi tersebut berbalik tumbuh dibandingkan tahun 2020 yang susut 30,7% menjadi Rp 2,24 triliun, sebagai akibat dari pembatasan pandemi Covid-19.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN