Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Amartha Berhasil Kerek Repayment Rate di Level 99%

Kamis, 21 Januari 2021 | 23:40 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) berhasil mengerek tingkat pengembalian pinjaman (repayment rate) menjadi 99% untuk periode Juni hingga Desember 2020. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan berperan aktif memberikan pendampingan kepada mitra Amartha.

Hal itu disampaikan Chief Risk and Sustainability Officer Amartha Aria Widyanto dalam keterangan tertulis, Kamis (21/1). Dia mengatakan, perseroan berhasil menerapkan startegi jitu untuk membangkitkan kembali perekonomian Mitra yang sempat lesu.

"Sebagai perusahaan berdampak sosial, Amartha berperan aktif memberikan pendampingan kepada Mitra agar dapat bangkitan kembali usaha mereka yang terdampak pandemi Covid-19. Amartha memberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan literasi kewirausahaan, memberikan bantuan dan edukasi untuk meningkatkan kesehatan dan kebersihan di lingkungan Mitra," kata Aria.

Dia menyatakan, pendekatan yang dilakukan misalnya seperti memberikan pelatihan usaha. Pendekatan itu bertujuan untuk memberikan alternatif usaha sebagai pilihan bagi Mitra yang mengalami kebangkrutan akibat Pandemi Covid-19.

Pelatihan tersebut berdasar pada potensi pasar dan komoditas yang ada di sekitar wilayah tempat tinggal Mitra Amartha. Seperti pembuatan masker, dan makanan ringan berbahan dasar singkong untuk Mitra di wilayah Yogyakarta, serta selai dan makan ringan berbahan dasar buah dan sayur untuk Mitra di wilayah Bandung.

Aria menerangkan, pelatihan usaha ini tidak hanya berfokus pada pembuatan saja tetapi juga cara menghitung harga jual dan pemasaran yang efektif dan efisien. Selain itu, bekerjasama dengan Sunlight, Amartha turut membuat modul “Rahasia Usaha Agar Cepat Untung” serta menggelar pelatihan kepada 45 ribu mitra di Jawa Barat dan Banten.

“Kami menyadari bahwa mitra Amartha sangat rentan terhadap virus pandemi Covid-19, maka dari itu kami menyiapkan sejumlah program yang dapat membantu mitra kami survive dan bangkit selama pandemi. Setelah diadakan program-program tersebut, ekonomi mitra kami perlahan kembali membaik. Kami juga mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada rekan-rekan yang telah percaya dan terus mendukung Amartha untuk meningkatkan kesejahteraan di pedesaan," kata Aria.

Selain itu, pendampingan juga dilakukan berupa program sosial yang telah terselenggara pada Maret 2020. Bekerjasama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), program sosial itu berupa penyaluran APD dan paket kesehatan kepada 30 puskesmas di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa timur serta penyaluran 1,661 sembako kepada masyarakat yang terdampak oleh Covid-19.

Aria mengatakan, Amartha menyadari pentingnya sanitasi dan akses terhadap air bersih untuk mengurangi penyebaran virus di desa. Sementara, masih terdapat desa binaan Amartha yang belum memiliki akses sanitasi yang layak. Beberapa di antaranya adalah, Desa Tukmudal, Sukaraja dan Sumber. Terdapat 26.876 total jumlah penduduk di desa-desa tersebut yang memerlukan bantuan fasilitas sanitasi.

Oleh karena itu, kata dia, Amartha berkolaborasi dengan Rumah Zakat untuk mewujudkan sarana persediaan sumber air bersih dan sanitasi umum yang layak dengan cara menyediakan water well komunal di tiga wilayah desa binaan Amartha di Cirebon, Jawa Barat.

Di sisi lain, berdasarkan informasi yang dipaparkan di laman Amartha pada Kamis (21/1), tingkat keberhasilan bayar 90 hari (TKB 90) perseroan tercatat sebesar 90,87%. Adapun pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp 3,04 triliun, dengan hampir 600 ribu pengusaha mikro telah diberdayakan.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN