Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(kanan) CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putera dan (kiri) Head of SME Product, Business Support & UORM Bank Permata saat acara Mid Year Update with Amartha di Jakarta, Kamis (8/8). (ist)

(kanan) CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putera dan (kiri) Head of SME Product, Business Support & UORM Bank Permata saat acara Mid Year Update with Amartha di Jakarta, Kamis (8/8). (ist)

Amartha dan Bank Permata Kolaborasi Tingkatkan Keamanan Lender

Prisma Ardianto, Jumat, 9 Agustus 2019 | 17:48 WIB

JAKARTA, investor.id - Perusahaan fintech peer to peer (p2p) lending Amartha berkolaborasi dengan Bank Permata untuk menyediakan layanan rekening dana lender (RDL). Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan keamanan pendana (lender) dengan menghindari pengembalian dana otomatis dan biaya transfer antar bank.

CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putera menyampaikan, kerja sama bersama Bank Permata ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam rangka menyediakan RDL bagi lender di Amartha. Penerapan RDL akan mulai efektif dan berlaku pada Desember 2019.

Sebelumnya, para lender Amartha harus mengirimkan uang ke virtual account atas nama Amartha. Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharuskan dana dikembalikan dalam waktu 2x24 jam jika tidak terjadi transaksi. Pengembalian dana melalui rekening tersebut membuat lender kurang leluasa dan terkena biaya transfer antar bank.

“Amartha sebagai perusahaan finansial teknologi yang diawasi dan mendapat izin dari OJK, berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik. Dengan layanan RDL ini, pendana akan lebih mudah dan leluasa dalam bertransaksi di Amartha,” kata dia melalui siaran pers yang diterima Investor Daily, Jumat (9/8).

Selain itu, imbuh Andi, RDL membuat kendali uang di dalam rekening sepenuhnya dikelola oleh lender. Begitu juga saat adanya transaksi di Amartha.com sebagai penyelenggara. Hal tersebut memberikan keamanan lebih bagi para lender.

Di kesempatan yang sama Head of SME Product, Business Support & UORM Bank Permata Haryanto Suryonoto menjelaskan, pihaknya memiliki misi yang sama untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia bersama Amartha. “Amartha dan Bank Permata memiliki kesamaan visi untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Kami berharap dukungan dari Bank Permata akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pendanaan di Amartha,” jelas dia.

Sementara itu, Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Fintech OJK Munawar Kasan menyambut baik kolaborasi antara Amartha dan Bank Permata. Dalam hal ini, peran fintech p2p lending dianggap bisa membantu merambah kebutuhan pendanaan di Indonesia.

“Riset menunjukkan kebutuhan pendanaan Indonesia itu Rp 1.600 triliun. Yang sanggup didanai industri keuangan hanya Rp 600 triliun, seribu triliun lainnya siapa lagi yang mau mendanai. Di sini fintech bisa membantu,” ujar dia.

Kolaborasi antara Amartha dengan Bank Permata ini adalah yang kedua kali. Sebelumnya, Bank Permata juga ikut mendanai perempuan pengusaha mikro dengan menjadi pendana di platform Amartha.com sejak 2017 lalu. Bagi pendana Amartha yang ingin segera memiliki RDL dapat mengirim permohonan mendaftar melalui email ke support@amartha.com.

Di sisi lain, per Juli 2019, Amartha telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 1,2 triliun kepada 250 ribu perempuan pengusaha mikro di Indonesia. Melalui pembiayaan tersebut, Amartha mencatat, hampir mecapai 60% perempuan pengusaha mikro dapat meningkatkan pendapatannya. Selain itu, pembiayaan ini dapat mengurangi tingkat kemiskinan sebesar 22% bagi mitra Amartha.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN