Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO dan Founder Amartha Andi Taufan Garuda Putra saat paparan mengenai Women Banking Reimagined di SDG Finance Geneva Summit 2019, beberapa waktu lalu. Foto: ist

CEO dan Founder Amartha Andi Taufan Garuda Putra saat paparan mengenai Women Banking Reimagined di SDG Finance Geneva Summit 2019, beberapa waktu lalu. Foto: ist

Amartha Raih Penghargaan di SDG Finance Geneva Summit 2019

Prisma Ardianto, Jumat, 11 Oktober 2019 | 14:14 WIB

JAKARTA, investor.id - Penyelenggara fintech P2P lending Amartha menerima penghargaan di SDG Geneva Summit 2019. Penghargaan tersebut disematkan kepada Amartha sebagai perusahaan jasa keuangan yang berdampak meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan pertama, yaitu pengentasan kemiskinan.

Amartha menjadi satu-satunya perusahaan fintech dari Asia Tenggara yang terpilih sebagai finalis bersama 11 negara berkembang lainnya dari seluruh dunia. Terhitung ada tiga perusahaan fintech dari India, Meksiko dan Somalia/Peru yang menjadi pesaing Amartha pada kategori Jasa Keuangan.

Penghargaan yang diprakarsai oleh UNDP, EPFL, Orange dan SAP ini bertujuan untuk mengidentifikasi perusahaan yang masuk dalam kategori Growth Stage Impact Ventures (GSIV). Yakni yang fokus tidak hanya pada pelanggan, tetapi juga menyediakan produk dan layanan yang akan membantu masyarakat mencapai potensi pengembangan manusia.

“Melalui kemitraan kami dengan EPFL, SAP dan Orange, dan dukungan dari sektor swasta, PBB dan komunitas pembangunan yang lebih luas, kami dapat mengidentifikasi pengusaha-pengusaha terbaik dengan model bisnis yang solid dan memiliki dampak sosial. Mereka menunjukkan banyak kasus bisnis untuk SDG, bahkan dalam konteks yang paling sulit”, kata Maria Luisa Silva,

Direktur UNDP Maria Luisa Silva menyampaikan, melalui kemitraan dengan EPFL, SAP dan Orange, dan dukungan dari sektor swasta, PBB serta komunitas pembangunan yang lebih luas, pihaknya dapat mengidentifikasi pengusaha-pengusaha terbaik dengan model bisnis yang solid dan memiliki dampak sosial.

"Mereka menunjukkan banyak kasus bisnis untuk SDG, bahkan dalam konteks yang paling sulit," kata dia melalui keterangan tertulis yang dierima Investor Daily, Kamis (10/10) malam.

Sebelumnya SDG Finance Geneva Summit 2019 telah berhasil mengumpulkan 119 proposal program SDGs. Proposal tersebut mengenai akses kesehatan, energi iklim, dan jasa keuangan dari perusahaan yang minimal telah mendapatkan pendanaan Series A di 40 negara berkembang dari seluruh dunia.

Amartha terpilih sebagai fintech P2P lending terbaik di Asia Tenggara karena telah berhasil menurunkan angka kemiskinan perempuan desa mitranya hingga 22% dalam dua tahun terakhir, atau lebih cepat dari penurunan angka kemiskinan nasional. Bahkan, data dari Social Accountability Responsibility (SAR) 2018 menyebutkan, bahwa Amartha telah berhasil membawa pendapatan mitranya sebesar 59,5%, naik dari Rp 4,2 juta per bulan pada tahun lalu, menjadi Rp 6,7 juta per bulan.

Penurunan angka kemiskinan tersebut juga dipengaruhi oleh program kesehatan Amartha yang berhasil mendistribusikan 7.039 pasang kacamata. Hak tersebut membantu 33% penerimanya merasakan peningkatan produktivitas sebanyak 4 jam per hari.

“Penghargaan ini menjadi motivasi Amartha untuk bekerja lebih keras lagi dalam memberikan layanan dan pendampingan untuk mensejahterakan perempuan tangguh para mitra Amartha yang berada dipesedaan Indonesia,” terang CEO dan Founder Amartha Andi Taufan Garuda Putra.

Ia menambahkan, sesuai dengan visi Amartha untuk mewujudkan kesejahteraan merata bagi Indonesia, Amartha saat ini telah memperluas jangkauan pelayanan ke luar Jawa, dimulai dengan Sulawesi. Secara serentak di bulan September lalu, Amartha telah hadir di 12 Kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara dan akan terus bertambah.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA