Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Anggota DJSN dari unsur pemerintah Mohamad Subuh, dan Ketua Dewan pengawas BPJS Kesehatan Ahmad Yurianto dalam konferensi pers usai acara Serah Terima Keputusan Presiden Nomor 37/P Tahun 2021, di Hotel Shangrila Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Anggota DJSN dari unsur pemerintah Mohamad Subuh, dan Ketua Dewan pengawas BPJS Kesehatan Ahmad Yurianto dalam konferensi pers usai acara Serah Terima Keputusan Presiden Nomor 37/P Tahun 2021, di Hotel Shangrila Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Awali Kerja Direksi Baru, BPJS Kesehatan Fokus Serap Aspirasi

Selasa, 2 Maret 2021 | 23:03 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id – Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan,  dalam memperkuat ekosistem Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sesuai dengan amanat Perpres 64 tahun 2020, BPJS Kesehatan akan mengoptimalisasi kerja sama lintas sektoral dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Ghufron, ekosistem JKN-KIS yang sehat akan tercapai bila masing-masing pemangku kepentingan melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya. Karenanya, untuk mengawali kerja jajaran direksi BPJS Kesehatan yang baru, manajemen akan menggelar program “BPJS Mendengar” yang bertujuan menangkap aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan terkait program JKN-KIS dan BPJS Kesehatan. Program ini akan dilaksanakan minggu ke-2 sampai ke-4 Maret 2021.

“Tentu program ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendapat masukan sebanyak mungkin untuk perbaikan program JKN-KIS. Masukan yang baik serta konstruktif akan diejawantahkan untuk memperkuat rencana strategis BPJS Kesehatan dalam mengelola Program JKN-KIS,” kata Ali Ghufron dalam konferensi pers usai acara Serah Terima Keputusan Presiden Nomor 37/P Tahun 2021 dari Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) kepada BPJS Kesehatan, di Hotel Shangrila Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Menurut Ghufron, program “BPJS Mendengar” akan menargetkan peserta DPR, fasilitas kesehatan, pemberi kerja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami akan siapkan kanal-kanal untuk masukan tersebut, untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk dapat berpartisipasi memberikan masukan konstruktif bagi pengelolaan program JKN-KIS,” ujarnya.

Diketahui, saat ini juga telah ditetapkan pembidangan tugas dan tanggung jawab direksi BPJS Kesehatan, yaitu : Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga Mundiharno; Direktur Keuangan dan Investasi Arief Witjaksono Juwono Putro; Direktur SDM dan Umum Andi Afdal; Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Lily Kresnowati; Direktur Perencanaan  Pengembangan dan Manajemen Risiko Mahlil Ruby; Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta David Bangun; dan Direktur Teknologi Informasi Edwin Aristiawan.

Ali Ghufron kembali memaparkan  fokus perhatian dari direksi saat ini, yaitu meningkatkan kualitas layanan kepada peserta sesuai customer journey, antara lain dengan mengurai antrean di fasilitas kesehatan, mempercepat koordinasi rujukan antarfasilitas kesehatan, mengoptimalkan bridging sistem informasi BPJS Kesehatan dengan layanan fasilitas kesehatan, serta memperkuat upaya edukasi publik mengenai JKN-KIS. 

Ali Ghufron berharap dengan kualitas layanan yang meningkat, akan berimbas pada sustainibilitas program JKN-KIS. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN