Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy (kedua dari kanan) dan Direktur Utama BFI Finance Indonesia Francis Lay Sioe Ho (kedua dari kiri).

Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy (kedua dari kanan) dan Direktur Utama BFI Finance Indonesia Francis Lay Sioe Ho (kedua dari kiri).

Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance Rp 1,6 Triliun

Jumat, 23 September 2022 | 20:00 WIB
Thomas E Harefa (thomas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Dalam semangat bersama untuk memperluas akses penyaluran kredit melalui sinergi dan kolaborasi, PT Bank DKI dan PT BFI Finance Indonesia Tbk melakukan penandatanganan perjanjian kredit sindikasi senilai Rp 1,6 triliun pada Jumat (23/9/2022).

Dalam sindikasi tersebut, Bank DKI ditunjuk sebagai Mandated Lead Arranger sekaligus sebagai Agen Fasilitas, Agen Jaminan dan Agen Escrow bersama dengan tiga bank pembangunan daerah (BPD) lainnya yakni Bank Jatim, Bank Papua, dan Bank Kalsel.

Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi tersebut ditandatangani oleh Direktur Komersial dan Kelembagaan Bank DKI Herry Djufraini, Direktur Keuangan BFI Finance Indonesia Sudjono, Direktur Utama Bank Papua F Zendrato, Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya, serta Pemimpin Divisi Kredit Komersial Korporasi dan Sindikasi Bank Jatim Mukhlison. Penandatanganan perjanjian tersebut turut disaksikan oleh Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy dan Direktur Utama BFI Finance Indonesia Francis Lay Sioe Ho.

Baca juga: Antisipasi Kenaikan Transaksi Digital, Bank DKI Jadikan JakOne Mobile Lebih Andal

Herry Djufraini menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Jatim, Bank Papua, dan Bank Kalsel yang telah berpartisipasi, serta atas kepercayaan BFI Finance Indonesia kepada Bank DKI yang telah ditunjuk sebagai Mandated Lead Arranger. “Penyaluran kredit sindikasi ini dapat menjadi salah satu stimulus pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik,” jelas dia dalam keterangan tertulis.

Porsi penyaluran kredit sebesar Rp 1,6 triliun tersebut terdiri atas Bank DKI sebesar Rp 500 miliar, Bank Jatim dan Bank Papua masing-masing Rp 400 miliar, serta Bank Kalsel Rp 300 miliar.

“Eksistensi BFI Finance Indonesia serta pencapaian kinerjanya yang terus bertumbuh positif patut diapresiasi, terutama di tengah kondisi Indonesia yang saat ini berada pada momentum kebangkitan dan pemulihan ekonomi sebagai dampak terkendalinya pandemi Covid-19,” jelas Herry.

Sementara itu, Francis Lay Sioe Ho menyampaikan apresiasinya atas dukungan para kreditur yang telah memberikan kepercayaan kepada BFI Finance sebagai mitra bisnis yang tumbuh dan berkembang bersama untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional.

Baca juga: Laba Bersih BFI Finance Tumbuh 70,1% di Semester I-2022

“Fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung aktivitas pembiayaan di seluruh wilayah di Indonesia, dan akan digunakan untuk membantu target pencapaian pertumbuhan pembiayaan perusahaan kami yang diprediksi akan melebihi 25% pada akhir 2022 serta diproyeksikan terus bertumbuh pada tahun-tahun mendatang,” jelas Francis.

Herry menambahkan, saat ini Bank DKI terus melakukan akselerasi penyaluran kredit yang tumbuh sebesar 20,15% pada kuartal II-2022 menjadi Rp 43,64 triliun dibanding kuartal II-2021 sebesar Rp 36,32 triliun. Pertumbuhan kredit terjadi pada seluruh segmen, dengan pertumbuhan segmen mikro yang memiliki prosentase pertumbuhan tertinggi sebesar 34,77%.

Baca juga: Target Direvisi Naik, Begini Prospek Saham BFI Finance (BFIN)

Seiring dengan pertumbuhan kinerja, Bank DKI juga menerima sejumlah penghargaan pada 2022 di antaranya Predikat 15 Bank Terbaik Versi Majalah Forbes Indonesia serta menjadi satu satunya BPD dalam penghargaan tersebut, penghargaan 27th Infobank Awards kategori Special Performance Bank kategori Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 2 dengan Aset Rp 50 Triliun Sampai dengan di Bawah Rp 100 Triliun, Golden Trophy (Predikat kinerja “Sangat Bagus” Selama 5 Tahun Beruntun dan Predikat kinerja “Sangat Bagus” kategori KBMI 2 (Aset Rp 50 Triliun Sampai dengan di Bawah Rp 100 Triliun), hingga Penghargaan TOP GRC Awards 2022 serta penghargaan lain di bidang sumber daya manusia, teknologi, digital banking, SME Financing, corporate image, hingga penghargaan pada bidang perbankan syariah.

“Melalui sinergi BPD dalam kolaborasi penyaluran kredit sindikasi bersama BFI Finance Indonesia ini, diharapkan dapat menjadi kontribusi berarti bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi ke depan,” terang Herry.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com