Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi (tengah) saat menerima penghargaan CNBC Indonesia Awards 2022 di Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi (tengah) saat menerima penghargaan CNBC Indonesia Awards 2022 di Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Bank DKI Raih Penghargaan The Strongest Big Regional Bank by Capital

Kamis, 10 Nov 2022 | 19:15 WIB
Thomas E Harefa (thomas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id PT Bank DKI berhasil menyabet penghargaan sebagai The Strongest Big Regional Bank by Capital dalam gelaran CNBC Indonesia Awards 2022 di Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Apresiasi tersebut diberikan kepada Bank DKI atas kemampuan dalam mempertahankan tingginya kecukupan modal di tengah pandemi.

Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi yang menerima penghargaan tersebut mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Bank DKI. Baginya penghargaan ini menjadi simbol optimisme atas capaian kinerja yang diraih oleh seluruh insan Bank DKI.

“Apresiasi dan terima kasih kami berikan kepada nasabah, mitra kerja, maupun pemangku kepentingan yang senantiasa meletakkan kepercayaannya kepada produk dan layanan Bank DKI sehingga kami dapat terus tumbuh di tengah pandemi Covid-19,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11/2022).

Advertisement

Baca juga: Bank DKI Raih Penghargaan Top Corporate Finance Award 2022

CNBC Indonesia Awards merupakan ajang penghargaan kepada pelaku di berbagai industri yang berhasil beradaptasi di tengah pandemi. Penghargaan ini diraih karena Bank DKI dinilai mampu mempertahankan rasio kecukupan modal yang tergolong tinggi. Rasio pengungkit Bank DKI juga dinilai yang paling sehat jika dibandingkan dengan peers yang dapat digunakan untuk mendukung strategi ekspansi perseroan.

Babay Parid menjelaskan, seiring dengan adaptasi yang terjadi selama pandemi Covid-19, Bank DKI tetap mampu menorehkan kinerja melalui perbandingan dengan BPD lain didasari pada tujuh indikator rasio keuangan yakni capital adequacy ratio (CAR), return on assets (ROA), return on equity (ROE), loan to deposits ratio (LDR), belanja operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), net interest margin (NIM), serta giro wajib minimum (GWM).

“Melalui kecukupan modal tersebut, Bank DKI dapat menyalurkan kredit namun dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” jelas Babay.

Dia mengungkapkan bahwa dalam menghadapi tahun 2023, Bank DKI telah menyiapkan strategi transformasi di beberapa lini, yakni transformasi bisnis, transformasi TI, dan transformasi sumber daya manusia. Adapun hal ini dilakukan dalam menjaga pertumbuhan bisnis Bank DKI.

"Kita melakukan transformasi digital lending, sekarang menyalurkan kredit multiguna dan kredit mikro bisa di lakukan secara online. Di bidang SDM kita bahkan membentuk learning center untuk menggodok SDM Bank DKI. Kita ingin SDM kita menjadi resources untuk DKI dan nasional," pungkas Babay.

Kinerja Perusahaan

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi menyampaikan sampai dengan kuartal III-2022, Bank DKI membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 28,83% secara year on year (yoy), dari Rp 564 miliar pada September 2021 menjadi Rp 726 miliar pada September 2022. Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit 26,82% (yoy) dari Rp 36,9 triliun di September 2021 menjadi Rp 46,7 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut diikuti dengan perbaikan kualitas aset yang ditandai dengan penurunan rasio non-performing loan (NPL) gross dari 2,93% pada September 2021 menjadi 1,81% pada September 2022, dengan loan at risk (LAR) sebesar 13,68% dari 17,32% pada periode sama tahun lalu.

Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), Arie menyampaikan Bank DKI mampu mencatatkan pertumbuhan 29,51% dari Rp 47,1 triliun pada September 2021 menjadi Rp 60,9 triliun pada September 2022. Berbagai pencapaian kinerja tersebut mendorong peningkatan total aset sebesar 26,90% dari Rp 59,29 triliun pada September 2021 menjadi Rp 75,24 triliun pada September 2022.

Adapun penghargaan ini, jelas dia, sekaligus menjadi semangat bagi Bank DKI untuk terus berinovasi, dan melanjutkan transformasi yang dimulai sejak tahun 2021 dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan kepada nasabah, serta turut mampu berkontribusi dalam mendorong laju perekonomian Indonesia di tengah dan pascapandemi Covid-19.

Baca juga: Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance Rp 1,6 Triliun

Arie menambahkan, kemampuan Bank DKI untuk bertahan, bahkan memberikan pertumbuhan yang positif di tengah pandemi Covid-19 menjadi indikator keberhasilan dari program Transformasi 5.0 yang telah diinisiasi Bank DKI sejak tahun 2021.

Raihan Penghargaan

Penghargaan CNBC Awards 2022 ini menambah panjang penghargaan yang telah diterima Bank DKI. Sepanjang tahun 2022, Bank DKI telah menerima sebanyak 24 penghargaan. Sebelumnya Bank DKI juga telah meraih penghargaan sebagai TOP BUMD Awards 2022, Indonesia Best BPD Awards 2022, serta dinobatkan sebagai peringkat 15 dari 20 Bank Terbaik versi Majalah Forbes Indonesia. Tidak hanya itu, Fidri Arnaldy selaku direktur utama Bank DKI dinobatkan dalam TOP 100 CEO oleh Majalah Infobank.

Bank DKI juga telah mendapatkan sejumlah sertifikasi penting yakni Sertifikasi SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang diterbitkan oleh TUV Nord Indonesia (Badan Sertifikasi Internasional Asal Jerman yang diakui oleh Komite Akreditasi Nasional), dan Sertifikasi ISO 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi Pada Layanan SuperApps JakOne Mobile yang diterbitkan oleh TUV Rheinland Indonesia.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com