Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aplikasi Motion MNC Bank. (ist)

Aplikasi Motion MNC Bank. (ist)

Bank Harus Pastikan Keandalan dan Keamanan Layanan Digital

Kamis, 1 April 2021 | 12:12 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Pandemi Covid-19 membuat pola transaksi masyarakat berubah ke digital. Hal ini terbukti pada pertumbuhan transaksi digital sebesar 37,35% pada 2020, menurut catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Oleh karena itu, perbankan harus memastikan keandalan dan keamanan infrastruktur teknologi informasi (TI) serta layanan digital, sehingga tidak sekadar berasumsi menjadi game changer. Hal ini menjadi perhatian utama dalam transformasi digital PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank, unit usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk dalam naungan MNC Group. Transformasi digital MNC Bank mempertimbangkan perubahan ekspektasi masyarakat, sehingga infrastruktur penunjang layanan perbankan yang dapat diandalkan dan efisien menjadi kunci keberhasilan menjaga kepercayaan nasabah dan menumbuhkan bisnis bank.

“Sejak pembatasan sosial untuk menghadapi pandemi diberlakukan, terdapat perubahan ekspektasi terhadap fungsi TI dalam operasional dan bisnis perusahaan, termasuk perbankan,” ungkap IT Group Head MNC Bank Paulusman Wibowo, Rabu (31/3/2021).

Dia menerangkan, kini tim TI diharapkan dapat menyediakan infrastruktur dan layanan berkualitas secara cepat (time on demand), terjangkau (cost efficient), dan fitur terkini (scope) agar layanan perbankan yang ditawarkan tetap relevan di tengah perubahan kebiasaan, sosial, dan ekonomi yang signifikan. Sebuah tantangan yang mewajibkan tim IT MNC Bank mendobrak batasan manajemen proyek serta arsitektur TI konvensional.

Namun, dia menuturkan, tantangan tersebut berhasil diatasi dengan menggunakan pendekatan arsitektur microservices. Dengan menggunakan arsitektur TI tersebut, MNC Bank dapat menerapkan sistem modular yang dapat disesuaikan skalanya sesuai kebutuhan. Dengan demikian, transformasi menuju layanan perbankan MNC Bank dapat berlangsung dengan cepat, tanpa mengorbankan fitur yang diperlukan nasabah dan dengan biaya yang efisien.

Tidak hanya untuk ekspansi layanan digital ke depan, dia menyatakan, manfaat pendekatan arsitektur TI tersebut telah dapat dirasakan langsung oleh nasabah, mulai dari ketersediaan akses aplikasi Motion yang tanpa waktu downtime, hingga transaksi perbankan yang andal tanpa gangguan.

Hal tersebut, tegas dia, membuat layanan perbankan MNC Bank berkualitas, cepat dan sesuai visi menjadi bank masa depan yang berlandaskan teknologi terkini. Keandalan dan keterbukaan akses seperti itu telah sesuai arah transformasi digital untuk menjadi game changer sebagaimana diutarakan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam sebuah webinar mengenai data dan ekonomi.

"Transformasi digital akan menjadi game changer mengingat akses terhadap kredit dan pembiayaan akan lebih mudah. Servis perbankan bukan hanya kredit, masih banyak servis lain, seperti transfer, tabungan, maupun servis lainnya bisa dilakukan dengan menggunakan platform digital," ujar Wimboh dalam webinar Indonesia Data and Economic Conference 2021.
 

 

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN