Menu
Sign in
@ Contact
Search
Program

Program "Tabina Triple Untung" dari PT Bank INA Perdana Tbk. (Ilustrasi/Ist)

Bank INA (BINA) Kucurkan Kredit Mikro untuk Petani Singkong

Jumat, 18 Nov 2022 | 18:09 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Sebagai salah satu bank penyalur kredit usaha rakyat (KUR) resmi yang ditunjuk oleh pemerintah, PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) berencana menyasar 700 petani singkong yang berada di bawah naungan kelompok petani di Sukabumi, Jawa Barat pada kuartal IV-2022.

Chief Commercial Banking Officer PT Bank INA Perdana Tbk Luianto Sudarmana menjelaskan, pola pembiayaan diberikan kepada petani singkong varietas Manggu yang merupakan bahan baku keripik dengan siklus tanam jangka pendek yakni kurang dari 12 bulan. Skema pembiayaan kepada para petani dilakukan dengan model bayar saat panen tiba.

Baca juga: BTN Boyong Penghargaan ESG Disclosure Awards 2022

Di sisi lain, perseroan sudah melakukan mitigasi risiko yang cukup ketat atas probability of default dari program yang sedang dijalankan. Lantaran, dalam pelaksanaan tanam tersebut terdapat kelompok atau koperasi dan off taker yang akan mengawal masa tanam sampai dengan panen hingga dilakukan penjualan ke perusahaan makanan dengan harga yang telah ditetapkan pada awal kontrak. Sehingga akan terjadi win-win outcome antara bank, petani, koperasi, dan perusahaan makanan yang terjaga kesinambungan pasokan bahan bakunya.

Advertisement

Tujuan perseroan membuat program pemberian fasilitas kredit mikro lending ini kepada para petani adalah untuk membantu roda bisnis yang mereka jalankan. Apalagi selama pandemi Covid-19 kemarin para petani tersebut mengalami tantangan cukup berat dari sisi pendanaan, namun para petani ini dapat mengatasi tantangan ini dan memasok barang-barangnya kepada mitra perseroan.

“Para petani di Sukabumi terutama petani Singkong telah memasok barangnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Maka dari itu, kami berikan bantuan kredit usaha untuk mereka,” jelas Luianto Sudarmana dalam keterangan resmi, Jumat (18/11/2022).

Sementara itu, Kepala Divisi Mikro Banking Bank INA Perdana Novianto Harry Kristono mengatakan, selain untuk pemenuhan RPIM, pemberian fasilitas mikro lending tersebut merupakan salah satu upaya memutus ketergantungan terhadap pendanaan dengan bunga tinggi yang ada di wilayah tersebut yang telah berjalan cukup lama.

Non Bank Lender di sana menetapkan bunga cukup tinggi, sedangkan BINA melalui kredit program tersebut hanya membebankan bunga 6% per tahun. Hal ini yang mau kita lakukan yaitu mengurangi ketergantungan masyarakat kecil dalam mendapatkan pendanaan dengan bunga tinggi,” ujarnya.

Hingga saat ini, realisasi pemberian fasilitas mikro lending BINA sudah mencapai 221 debitur. Perseroan pun optimistis program ini bisa berjalan dengan baik, walaupun ada beberapa tantangan yang dihadapi.

Adapun sebelumnya, BINA meluncurkan program Tabina Triple Untung. Program ini diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat dalam melakukan transaksi setiap harinya.

Peluncuran program tersebut dilakukan oleh Bank INA bertepatan dengan pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tujuan dari adanya Bulan Inklusi Keuangan tersebut adalah untuk memberikan akses kepada masyarakat terkait finansial institusi, produk, dan financial services.

Manajemen Bank INA menyampaikan, banyak benefit yang diberikan bank kepada para nasabah setia Bank INA. Adapun benefit yang akan diberikan Bank INA kepada para nasabahnya yakni berupa gratis melakukan transaksi, kemudian mendapatkan cashback, dan bisa mendapatkan pinjaman baik itu untuk KUR, KPR.

Baca juga: 7 Emiten Ini Dapat Berkah dari G20 Bali, Bagaimana Sahamnya?

Direktur Utama PT Bank INA Perdana Tbk, Daniel Budirahayu, menjelaskan bahwa pada program kali ini perseroan berharap bisa mendapatkan 60 ribu nasabah baru yang membuka rekening, dan banyak benefit yang bisa didapatkan oleh para nasabah tersebut.

“Tentunya objective dari Tabina Triple Untung ini adalah penambahan rekening baru, dan perseroan memiliki target nasabah sebanyak 60 ribu,” pungkasnya.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com