Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mandiri. Foto: SP/RUTH SEMIONO

Bank Mandiri. Foto: SP/RUTH SEMIONO

Bank Mandiri Lanjutkan Penyaluran BSU Gelombang Kedua

Senin, 16 November 2020 | 05:29 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melanjutkan penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) gelombang kedua yang dimulai pada tanggal 11 November 2020. Hingga saat ini, penyaluran BSU masih berlangsung dan telah tersalurkan kepada 1,35 juta rekening pekerja senilai Rp 1,62 triliun.

"Sesuai ketentuan tersebut, pada Agustus-Oktober 2020 lalu Bank Mandiri telah menyalurkan BSU gelombang pertama ke 5,09 juta rekening pekerja dengan nilai penyaluran sebesar Rp. 6,12 triliun," ungkap Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/11).

Perseroan ikut menyalurkan subsidi upah kepada pekerja terdampak Covid-19 dengan upah dibawah Rp 5 juta per bulan. Hal ini merupakan komitmen perseroan dalam mendukung program pemerintah untuk melindungi pekerja dan menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Dalam penyalurannya, kami mengacu pada ketentuan yang tercantum pada Permenaker 14/2020, yaitu sebesar Rp 1,2 juta per pekerja tiap gelombang dan penyalurannya berdasarkan basis data penerima dari Kemenaker," sambung Rudi.

Selain itu, hingga akhir September 2020, perseroan telah merealisasikan penyaluran kredit dari dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp 42,6 triliun. Kredit tersebut disalurkan kepada 132.979 debitur dari berbagai segmen.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengungkapkan, perseroan mendukung program PEN yang dicanangkan pemerintah yang tercermin dari hasil realisasi penyaluran dari dana yang ditempatkan oleh Menteri Keuangan untuk di-leverage menjadi tiga kali. "Bank Mandiri juga terus berkomitmen mendukung program pemulihan ekonomi nasional dari dana penempatan Rp 15 triliun, hingga 30 September kami sudah salurkan Rp 42,6 triliun pada berbagai segmen," jelas Darmawan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 132.939 debitur atau 99% diantaranya merupakan pelaku UMKM. "Untuk UMKM kami salurkan kredit Rp 21,4 triliun kepada 132.939 debitur, sedangkan untuk non UMKM kami salurkan Rp 21,2 triliun kepada 40 debitur wholesale padat karya," pungkas Darmawan.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN