Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Neo Commerce (ist)

Bank Neo Commerce (ist)

Bank Neo Commerce Perkenalkan Identitas sebagai Bank Digital

Selasa, 2 Maret 2021 | 13:44 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor,id – PT Bank Neo Commerce (BNC) yang merupakan transformasi dari Bank Yudha Bhakti hadir dengan wajah dan identitas baru dengan memperkenalkan konsep bank digital bagi masyarakat. Transformasi BNC tak hanya terlihat dari kulit luar dengan perubahan nama, tapi juga meliputi perubahan fundamental yang tercermin dari perubahan bentuk layanan dari sebelumnya konvensional menjadi digital.

Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan dalam keterangannya mengatakan, BNC sangat serius untuk mewujudkan pengalaman perbankan baru bagi masyarakat. Salah satu bentuk keseriusan tersebut, yakni dengan menjalin kerja sama dengan berbagai penyedia layanan teknologi terkemuka di dunia, diantaranya dengan Huawei, Sunline, dan Tencent Cloud.

"Pengalaman baru atau yang disebut dengan Neo experience yang kami tawarkan, dituangkan melalui peningkatkan berbagai infrastruktur digital, sehingga proses transaksi dapat lebih seamless dan juga guna mengantisipasi pertumbuhan jumlah nasabah secara eksplosif, dengan tetap mengedepankan faktor keamanan dan kerahasiaan data nasabah," jelas Tjandra, Selasa (2/3).

Pihaknya menyebut dengan istilah neo bank atau bank neo. Digitalisasi perbankan yang disasar adalah benar-benar merombak pondasi perbankan dari yang sebelumnya tradisional menjadi digital secara bertahap. Perubahan ini juga meliputi jenis layanan, cara melayani dan berkomunikasi dengan nasabah, yang mana dengan perubahan ini juga berarti akan menjangkau lebih luas pangsa pasar ke generasi muda yang sudah terbiasa dengan paparan teknologi.

Menurut dia, di tengah resesi ekonomi yang terjadi saat ini, BNC ingin berpartisipasi mempercepat pemulihan ekonomi dengan menyasar generasi muda untuk semakin melek finansial dengan memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

"Secara bertahap, sejalan dengan visi kami, Banking, Above & Beyond, kami ingin memberikan neo experience perbankan yang menyenangkan dan berbeda dengan sentuhan yang hangat dan khas anak muda. Salah satu upaya kami adalah dengan memperkenalkan inisiatif pemasaran perdana BNC, yaitu kampanye pemasaran #BeraniLebih," papar dia.

Kampanye tersebut merupakan bentuk semangat BNC untuk berani lebih baik dari sisi pelayanan, berani lebih baik untuk menawarkan produk perbankan yang kompetitif, berani lebih baik untuk memberikan neo experience perbankan yang menyenangkan. "Selain itu, kampanye #BeraniLebih ini juga mengajak generasi muda untuk berani lebih dalam merencanakan keuangan sehingga dapat lebih cepat meraih impian mereka," imbuh Tjandra.

Bank Neo Commerce, yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Yudha Bhakti, merupakan bank nasional yang telah berkiprah selama 30 tahun di dunia perbankan di Indonesia. Sejak tahun 2019, Akulaku mulai menjadi pemegang saham BNC (BBYB), dan di tahun 2020, BNC bertransformasi menjadi bank digital, dimulai dengan pergantian nama bank dan juga dikukuhkannya BNC menjadi bank BUKU II oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK).

"Nantikan kehadiran kami sebagai neo bank yang akan memberikan pilihan terbaik bagi masyarakat yang menginginkan layanan perbankan digital dengan tingkat keamanan yang tinggi yang juga menawarkan kebebasan dan kemudahan bertransaksi," tutup Tjandra.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN