Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perbankan Nasional

Perbankan Nasional

OJK ARAHKAN BUMN CARI DANA KE PASAR MODAL

Bank Siap Perbesar Kredit ke Swasta

Nida Sahara dan Thomas E Harefa, Rabu, 26 Juni 2019 | 08:31 WIB

JAKARTA, investor.id – Sejumlah bank besar siap memperbesar penyaluran kredit ke swasta, guna mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Sementara itu, BUMN diarahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk lebih banyak mencari pendanaan dari pasar modal, seperti melakukan initial public offering (IPO) saham, menerbitkan surat utang, dan sekuritisasi asset.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan, perseroan akan lebih banyak menyalurkan kredit untuk sektor swasta. Dengan demikian, pihaknya sudah menerapkan anjuran OJK untuk tidak banyak menyalurkan kredit ke BUMN.

Jahja Setiaatmadja. Foto: DEFRIZAL
Jahja Setiaatmadja. Foto: DEFRIZAL

 

“Dari total kredit yang disalurkan BCA, sebesar 14% yang disalurkan ke sektor BUMN, dan sisanya 86% ke sektor swasta. Total kredit BCA kan Rp 500-an triliun, sedangkan ke BUMN baru Rp 70-an triliun, jadi sudah sejalan dengan arahan OJK ya,” ujar Jahja ketika dihubungi Investor Daily, Jakarta, Selasa (25/6).

Sebelumnya, Jahja Setiaatmadja memaparkan, penyaluran kredit BCA ke BUMN bisa sekitar 25- 30%. Hal ini tergantung seberapa ekspansif bisnis yang dilakukan perusahaan negara tersebut.

Pada kesempatan terpisah, Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon Napitupulu mengatakan, pihaknya juga mayoritas menyalurkan kredit ke sektor swasta.

“Perseroan mencatatkan porsi kredit ke BUMN tidak banyak. Kalau BTN, terbesar menyalurkan kredit ke developer swasta, terutama yang membangun rumah KPR bersubsidi. Porsinya dominan di swasta,” ucap Nixon.

Dia mengatakan, sektor swasta yang berpotensi besar untuk penyaluran kredit BTN di sektor perumahan dan konstruksi perumahan. Pertumbuhan kredit bank BUMN tersebut, tahun ini, diperkirakan tetap bagus.

Terutama KPR bersubsidi masih tumbuh sangat baik. Sampai dengan kuartal kedua tahun ini, kredit BTN tumbuh lebih dari 15% secara tahunan (year on year/yoy),” lanjut Nixon.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA